27.5 C
Mataram
Sabtu, 20 April 2024
BerandaBerita UtamaPMK di Lotim Meningkat, Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang

PMK di Lotim Meningkat, Penutupan Pasar Hewan Diperpanjang

Lombok Timur (Inside Lombok) – Penutupan Pasar Hewan Masbagik sementara waktu diperpanjang. Tujuannya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi di kabupaten Lombok Timur (Lotim) meluasnya.

Dalam surat edarannya, Pemda Lotim melalui Dinas Peternakan memperpanjang masa penutupan pasar hewan tersebut dari 6–20 Juni mendatang. Hal tersebut merujuk pada surat Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 06006/PK.310/F/05/2022 Tanggal 06 Mei 2022, tentang Peningkatan Kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan surat edaran Bupati Lombok Timur No. 524.35/9110/Nakeswan/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Salah satu faktor perpanjangan masa penutupan pasar hewan di Lotim seperti di Masbagik yakni berdasarkan perkembangan kasus yang terus meningkat. Untuk itu peternak, pedagang, maupun pelaku usaha ternak diimbau untuk tidak melakukan kegiatan jual beli ternak di Pasar Hewan Masbagik maupun di tempat lain.

Terkait dengan perpanjangan penutupan tersebut, Muhir salah seorang peternak mengaku tidak keberatan dengan hal itu demi keselamatan ternak milik para peternak agar tidak semakin meluas.

- Advertisement -

“Tidak apa-apa itu juga kan demi keselamatan sapi milik kita,” ucapnya saat ditemui Inside Lombok di kandang ternaknya, Jumat (03/06).

Penutupan tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan Disnakeswan Lotim agar wabah PMK tidak semakin meluas. Selain itu juga rutin dilakukan pemantauan ternak milik masyarakat di lapangan untuk terus memastikan kesehatannya. (den)

- Advertisement -

Berita Populer