Proses Maintenance, Pelayanan di Dukcapil Kota Mataram Terganggu

Pelayanan di Dinas Dukcapil tampak sepi akibat server yang belum terkoneksi. (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Untuk sementara waktu pelayanan kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram tidak bisa dilayani. Pasalnya, server pelayanan kependudukan masih dalam proses maintenance ditingkat pusat.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan pada Dinas Dukcapil Kota Mataram, Lalu Ahmad Gunadi mengatakan proses maintenance dilakukan sejak Selasa (24/1) sore kemarin. Kondisi ini cukup mengganggu pelayanan.

“Kementerian dalam negeri dirjen Dukcapil sejak kemarin sore sekitar 17.00 ada proses maintenance di server kita terkait penyesuaian kode wilayah baru dan kode wilayah pemekaran,” katanya, Rabu (25/1) pagi.

Ia mengatakan, selain proses penyesuaian juga dilakukan perbaikan untuk kode wilayah. Pasalnya ada beberapa kode wilayah yang salah. Proses yang saat ini dilakukan yaitu memasukkan data tersebut ke dalam server. Sehingga selama proses tersebut server dimatikan untuk sementara waktu sehingga di daerah tidak bisa memberikan pelayanan.

“Sejak kemarin sore hasil perbaikan ini sedang di cemplungin ke dalam server. Sehingga proses ini membuat pelayanan dihentikan sementara,” ujarnya.

Ditambahkannya, tidak ada informasi resmi terkait pelayanan bisa dilakukan kembali. Namun biasanya, kondisi seperti ini terjadi selama dua hari dan diprediksikan akan mulai normal Kamis (26/1) besok. “Proses database biasanya terjadi selama dua hari. Insya allah itu besok sudah aktif,” ungkapnya.

Dalam sehari, jumlah masyarakat yang datang mengurus data kependudukan mencapai 200 orang. Karena pelayanan semua data kependudukan sudah berbasis online sejak Mei tahun lalu.

Dengan sistem tersebut, ketika terjadi gangguan server maka tidak bisa memberikan pelayanan sama sekali kepada masyarakat. “Sistem kita sudah terpusat. Jadi sistem SIAP sudah dibawa ke pemerintah pusat. Jadi ini online penuh sistem kita,” katanya.

Pantauan media ini, beberapa masyarakat yang datang mengurus data kependudukan terpaksa pulang karena tidak ada pelayanan. Selain itu, petugas Dinas Dukcapil juga sudah menempelkan pemberitahuan kepada pengunjung jika tidak bisa mendapatkan pelayanan di pintu masuk. (azm)