PTM Penuh di Mataram Jadi Keputusan Bersama

17
Ilustrasi PTM (image source : bloktuban.com)

Mataram (Inside Lombok) – Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana belum memutuskan untuk menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara penuh. Namun sebelum PTM penuh digelar, pemda akan meminta pendapat para lembaga pendidikan.

Diterangkan Mohan, dengan kondisi level 1 Covid-19 PTM penuh kembali menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Mataram. Karena sebelumnya, PTM penuh direncanakan bisa mulai dilaksanakan setelah bulan Ramadan tahun ini.

“Kemarin saya bilang nanti setelah evaluasi. kemarin kita rencanakan habis lebaran PTM penuh. Saya belum mendengar juga dari dewan pendidikan, supaya pendapat mereka perlu kita dengar juga. Menurut saya juga mendengar stakeholder tingkat kepala sekolah, PGRI, dewan pendidikan. Ini menjadi keputusan kolektif lah ya,” katanya, Jumat (12/5) di Mataram.

Menurut Mohan, pelaksanaan PTM penuh sangat mungkin dilaksanakan di Kota Mataram. Selain berada pada level 1 Covid-19, tingkat penularan juga sudah sangat landai. Di mana, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Mataram, kasus mingguan sangat kecil yaitu hanya dua kasus.

“Sangat memungkinkan semuanya PTM penuh. Kita satu-satunya kota yang berada dalam level satu memungkin untuk melaksanakan itu,” ujarnya.

Meski nantinya PTM penuh mulai diberlakukan, penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir, maka penggunaan masker dan protokol kesehatan lainnya tetap sesuai standar.

“Kalau itu sudah tau protokol standarnya kita berlakuan, guru-guru juga menyesuaikan dengan apa yang menjadi standar protokol covid sehingga meskipun kita melaksanakan PTM penuh tapi kita skenario prokes tetap jalan,” terangnya.

Diterangkan Mohan, dengan melihat penularan Covid-19 yang semakin melandai PTM penuh akan diusahakan agar bisa segera digelar. ” Kita usahakan segera mungkin ya kan,” pungkasnya. (azm)