Ruas Jalan Tidak Ditutup Total Selama Event Ironman

106
Salah seorang peserta Ironman 70.3 Lombok saat mencoba rute bersepeda. (Inside Lombok/Ist)

Mataram (Inside Lombok) – Kepolisian Daerah (Polda) NTB bersama instansi terkait sudah memfinalkan pengaturan arus lalu lintas pada saat event Ironman 70.3 Lombok, Sabtu akhir pekan ini. Di mana, ruas jalan yang akan digunakan peserta tetap dibuka.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Yusron Hadi mengatakan pengaturan lalu lintas akan dimulai dari perempatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara sampai dengan Hotel Holiday Resort dengan sistem selektif prioritas. Artinya, masyarakat yg bertempat tinggal dan tamu yang menginap di area kegiatan sampai dengan Hotel Katamaran diperkenankan melintas secara selektif dan penyekatan akan dilakukan di ruas jalan sekitar Hotel Jeeva Klui.

“Kalau masyarakat dari arah Tanjung dan sekitarnya yang hendak menuju ke Mataram ataupun tujuan akhir perjalanan ke Kawasan Senggigi diarahkan melalui ruas jalan Pusuk,” katanya, Rabu (5/10) sore

Selain itu untuk ruas jalan dari Holiday Resort menuju ke Hotel Montana akan diberlakukan sistem penutupan mulai dari pagi pukul 05.00 wita sampai dengan pukul 16.00 wita. Penutupan ruas jalan ini akan tetap dengan sistem selektif prioritas, artinya tidak diperkenankan melintas masyarakat umum yang tidak berkepentingan.

“Tapi kalau dari Hotel Montana ke Jembatan Loang Baloq diberlakukan sistem buka tutup,” ungkapnya.

Panitia juga akan memberlakukan sistem contra flow dari Jembatan Loang Baloq sampai dengan putaran balik Batujai. Artinya, peserta lomba sepeda akan menggunakan jalur jalan sebelah kanan menuju Giri Menang Square, by pas BIL sampai dengan putaran balik Batujai. Sedangkan jalur kiri diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Kegiatan lomba Ironman yang menggunakan fasilitas jalan raya adalah bersepeda sejauh 90,1 kilometer melalui rute Hotel Holiday Resort sampai putaran balik Batujai dan kembali ke Hotel Holiday Resort. Kemudian berlari sejauh 21,1 kilometer dari Hotel Holiday Resort hingga Hotel Montana di Senggigi sebanyak dua kali putaran.

Untuk diketahui, saat ini jumlah peserta yang dipastikan akan mengikuti event internasional tersebut sebanyak 406 orang. Ratusan peserta tersebut terdiri dari 156 orang dari mancanegara. Ratusan peserta saat ini sudah mulai berdatangan ke Provinsi NTB.

“Rencana kami Dispar dengan Pak Gubernur akan menyambut peserta yang akan datang lebih banyak di Bizam,” tutup Yusron. (azm)