Tingkatkan Eksistensi Tenun Melalui Karnaval Tenun Pringgasela

201
Kegiatan Karnaval Tenun Pringgasela, Minggu (31/07/2022). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dalam rangka meningkatkan eksistensi tenun dan juga menjaga kearifan lokal, pemuda Pringgasela gelar Karnaval Tenun dengan berbagai desain menarik dari para peserta.

Sebanyak 20 peserta dari berbagai daerah mengikuti Karnaval Tenun sebagai acara puncak dari kegiatan Alunan Budaya Desa (ALBD) Pringgasela yang ke-6. Dalam karnaval ini para peserta harus menunjukkan koreo dan kreatifitasnya, serta yang paling penting yakni harus ada kain tenun yang ikut disertakan dalam desain yakni sekitar 30 persen.

IMG 20220801 WA0006

IMG 20220801 WA0002

Karnaval ini sendiri dilepas langsung oleh Wakil Bupati Lotim dimulai dari SMPN 1 Pringgasela menuju ke Tugu Perjuangan Pringgasela, selanjutnya para peserta menunjukkan kreasinya di depan dewan juri dengan berjalan di atas karpet merah sebagai catwalk.

20220801 084234

Ketua Panitia ALBD, Bayu Darma Andika mengatakan kegiatan acara puncak yang mengambil gelaran Karnaval Tenun Pringgasela yakni untuk terus meningkatkan eksistensi tenun sebagai warisan budaya lokal, sehingga dengan begitu daya tarik terhadap tenun terus meningkat.

“Dengan gelaran ini juga kita harapkan dapat menggerakkan perekonomian para UMKM tenun,” ucapnya saat ditemui usai karnaval, Minggu (31/07).

IMG 20220801 WA0004

Sementara itu, Wakil Bupati Lotim, H. Rumaksi menegaskan bahwa gelaran ALBD tersebut sangat disambut baik dan ia juga meminta agar kegiatan ini dimasukkan dalam kalender event Pemkab Lotim, sehingga kegiatan tersebut bisa dikemas lebih menarik lagi setiap tahunnya.

“Kita harapkan ini masuk juga dalam kalender event provinsi maupun nasional sehingga nantinya dengan ini dapat menggerakkan perekonomian UMKM tenun maupun masyarakat sekitar,” jelasnya.

20220801 084305

Kegiatan yang dianggap baik tersebut, kata Rumaksi harus didukung secara penuh apapun kegiatan yang mampu mempunyai dampak yang baik bagi masyarakat terlebih bagi pertumbuhan ekonominya.

“Kalau membantu jangan setengah-setengah kita kembangkan potensi yang ada di daerah kita ini, banyak yang bisa kita galakkan untuk menarik minat wisatawan ke daerah kita ini,” tuturnya. Adapun juara kegiatan ini dibagi menjadi 3 kategori dan juga juara umum.

20220801 084246

Kategori catwalk dengan pemenang yakni pertama, SMP 2 Selong; kedua Teh Sinta; dan ketiga Manik manajemen. Kemudian Kategori Visual Tenun dengan pemenang ketiga Teteh Sinta 3; kedua Sanggar RW Sepongkor; dan pertama Sanggar Sundawa Gubuk Daya Timuk.

 

Kategori Harmonisasi dengan pemenang yakni ketiga Teteh Sinta 4; kedua Momy Manajemen; dan pertama Sanggar Sundawa Gubuk Daya Timuk. Sementara Juara Umum yakni ketiga SMPN 2 Selong; kedua Momy Manajemen; dan pertama Sanggar Sundawa Gubuk Daya Timuk. (Den)