Tujuh Pasar di Loteng Dipagari untuk Mencegah Penyebaran Covid-19

152
Pasar Barebali Lombok Tengah dipagari untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Sebanyak tujuh pasar tradisional di Lombok Tengah dikelilingi pagar setinggi 1,2 hingga dua meter. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di area pasar.

“Di kelilingi pagar untuk mencegah penyebaran Covid-19”,kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, belum lama ini.

Dengan pemagaran ini, maka diberlakukan pola satu pintu masuk dan satu pintu keluar.

Selain itu, di pasar tradisional juga tersedia tempat cuci tangan yang dilengkapi sabun. Penyemprotan dan sterilisasi disinfektan juga dilakukan.

“Pasar tradisional di beberapa kecamatan saat ini sudah taat menjalani protokol pencegahan Covid-19”, ujarnya.

Aturan memakai masker juga wajib dijalankan oleh seluruh pedagang dan pembeli. Serta keharusan menjaga jarak fisik.

Sementara itu, tujuh pasar tradisional yang ditata dengan mengedepankan protokol pencegahan Covid-19 diantaranya adalah pasar Puyung Kecamatan Jonggat, pasar Pringgarata Kecamatan Pringgarata dan pasar Teratak Kecamatan Batukliang Utara.

Kemudian pasar Pengadang Kecamatan Praya Tengah, pasar Batu Bungus di kecamatan Janapria, pasar Lambuh di Kecamatan Praya Barat dan pasar Darek di Kecamatan Praya Barat Daya.

“Kami masih memfokuskan pada protokol yang sudah ditetapkan seperti mencuci tangan dengan sabun karena sudah kami sediakan juga sarana cuci tangannya”,imbuh Firman.