29.5 C
Mataram
Kamis, 20 Juni 2024
BerandaDaerahNTBSuhu di Tanah Suci Capai 40 Derajat, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan

Suhu di Tanah Suci Capai 40 Derajat, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan

Mataram (Inside Lombok) – Sebanyak dua kelompok terbang atau kloter jemaah haji di Provinsi NTB sudah diberangkatkan. Mengingat suhu di Tanah Suci Makkah saat ini mencapai 40-45 derajat celcius, dikhawatirkan mempengaruhi kesehatan jemaah.

Kepala KKP Kelas II Mataram, Aulianto bahkan menyebut suhu udara tersebut bisa saja membuat telapak kaki jemaah melepuh, jika tidak diantisipasi. “Jangan sampai tidak memakai alas kaki ketika keluar masjid atau hotel. Karena kaki bisa melepuh,” ujarnya, Kamis (8/6) pagi.

Ia mengatakan, tidak saja menggunakan alas kaki, para jemaah juga disarankan memakai payung saat keluar hotel untuk mengantisipasi dampak cuaca panas yang cukup ekstrem di Tanah Suci. “Kita berharap memakai pelindung keluar dari hotel, pakai payung,” katanya.

Ia mengatakan, tahun ini jumlah jemaah lansia yang diberangkatkan cukup tinggi. Sehingga perlindungan selama berada di Tanah Suci harus dimaksimalkan, baik oleh jemaah sendiri maupun oleh petugas haji. “Banyak jemaah lansia ini, berisiko luka dan infeksi dan repot nanti kalau mau ibadah,” katanya.

- Advertisement -

Selain menggunakan alat pelindung dari sengatan sinar matahari secara langsung, jemaah disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi air putih. Setiap keluar dari hotel baik menuju masjid atau ziarah makam dianjurkan membawa botol air minum. Tidak hanya dikonsumsi, air putih juga disemprotkan ke kulit untuk menjaga kelembaban.

“Dengan cuaca yang cukup panas nanti takutnya dehidrasi. Kalau sudah dehidrasi, tekanan darah tinggi makin tinggi kemudian gangguan kesehatan yang lain. Jangan nunggu haus baru minum,” katanya.

Para jemaah haji yang sudah berada di Tanah Suci disarankan untuk makanan secara rutin. Meski menu yang disediakan mungkin tidak sesuai selera namun harus dipaksakan agar memiliki tenaga melaksanakan ibadah. “Makanan. Mungkin disana tidak sesuai dengan selera kita, tapi paksa diri karena kita butuh energi untuk beraktivitas,” katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima, pada saat pelaksanaan wukuf di Padang Arafah suhu bisa mencapai 50 derajat celcius. Sebagai antisipasi, para jemaah juga sudah diberikan paket kepada jemaah haji. “Isinya masker, botol minum, botol spray dan kebutuhan lainnya,” katanya.

Para jemaah juga sudah dibekali dengan vitamin D selama berada di Tanah Suci. Selain di dalam paket yang diberikan, para jemaah juga bisa meminta vitamin pada petugas. “Itu satu kali satu sehari di minum vitaminnya. Kalau habis vitaminnya bisa minta ke petugas kloter,” katanya.

Untuk diketahui, jemaah haji embarkasi Lombok yang sudah diberangkatkan sebanyak dua kloter yaitu kloter Lombok Timur sebanyak 393 orang dan kloter Lombok Tengah 393 orang. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer