Empat Siswa SD Hasil Penelusuran Kontak Dinyatakan Reaktif

Lombok Timur (Inside Lombok) – Salah seorang siswa kelas 5 di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Selong terkonfirmasi positif covid-19. Tim Satgas Covid-19 Lotim lakukan penelusuran kontak dan laksanakan rapid tes kepada 30 siswa, empat di antaranya dinyatakan reaktif.

Juru Bicara II Satgas Covid-19 Lotim, Budiman Satriawan mengatakan, sejak terkonfirmasi positif salah seorang siswa pada 6 Desember lalu, membuat Satgas Covid-19 langsung melakukan penelusuran kontak kepada sejumlah siswa yang diketahui kontak erat dari MHM.

“Sebanyak 30 siswa yang kita rapid merupakan yang pernah kontak dengan pasien saat simulasi pembelajaran tatap muka kemarin,” jelasnya, Kamis (10/12).

Empat siswa yang dinyatakan reaktif tersebut tengah melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing, dengan pengawasan dari tim puskesmas di daerah tempat tinggal masing-masing siswa.

“Walaupun isolasi mandiri, kita tetap lakukan pengawasan dengan dibantu pihak puskesmas,” ujarnya.

Terkonfirmasinya salah satu siswa SDIT Selong tersebut membuat pihak sekolah dan Satgas Covid-19 Lotim melakukan penutupan sementara terhadap sekolah tersebut selama 14 hari ke depan. Pihak sekolah juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah.

Dikatakan Budiman, Tim Satgas Covid-19 Lotim dalam waktu dekat akan menjadwalkan tes usap terhadap keempat siswa sekolah dasar dengan hasil rapid tes reaktif tersebut. Hal itu dilakukan untuk memastikan keempat siswa tersebut terpapar Covid-19 atau tidak.

“Kita (Satgas Covid-19) dan pihak sekolah berharap hasil tes usap siswa itu nantinya negatif,” harapnya.