Varian Baru Covid-19 Belum Terdeteksi di NTB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H Lalu Hamzi Fikri saat memberikan keterangan pada wartawan, Rabu (23/6/2021). (Inside Lombok/Ade).

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan varian baru Covid-19 belum terdeteksi di NTB. Kondisi ini dibuktikan dari hasil uji laboratorium yang dikirimkan secara rutin oleh Satgas NTB kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI.

Kepala Dinas Kesehatan NTB dr H Lalu Hamzi Fikri mengatakan, pihaknya telah melakukan sekuensing terpusat untuk mendeteksi dini terhadap varian baru Covid-19 di NTB. Hingga saat ini sekitar 800 sampel sudah dilakukan sekuensing.

“Seperti diketahui sekuensing DNA adalah proses penentuan urutan nukleotida pada suatu fragmen DNA. Kita sudah melakukan sekuensing di beberapa daerah itu sekitar 800-an sampel dan yang terdeteksi itu original dari Wuhan yang masih beredar saat ini,” katanya, rabu (23/6/2021).

Selain itu, ia menyebutkan, pihaknya juga rutin mengirimkan sampel terbaik dari pasien positif Covid-19 untuk dilakukan penelitian lebih jauh apakah kemungkinan varian baru atau tidak. Sejauh ini, Dikes Provinsi NTB telah mengirimkan lebih dari 100 sampel ke Litbangkes untuk diteliti lebih lanjut.

Kabar baik, hasil konfirmasi yang dilakukan tertanggal 22 juni 2021 belum terdeteksi adanya varian baru yang ditemukan di NTB.

“Kita juga sudah mengirim sampel yang bagus dengan value 25 ke Litbangkes pusat. Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan varian baru yang terdeteksi dari sampel yang sudah kita kirimkan tersebut,” imbuhnya.

Meski belum terdeteksi adanya varian baru Covid-19, ia mengingatkan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan varian baru Covid-19. Terlebih dengan masih tingginya mobilitas masyarakat melakukan perjalanan domestik maupun internasional.

“Kewaspadaan itu penting, tapi kita tidak boleh panik. Yang terpenting adalah bagaimana kerja sama kita terkait dengan penerapan protokol Kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dikes Provinsi NTB juga memaksimalkan upaya tracing dan testing pada pasien positif Covid-19. Upaya itu dinilai bisa membantu mendeteksi dini kemungkinan pasien tertular virus corona varian baru.