BerandaLombok TengahRencana Mogok Kerja Dibatalkan, Nakes P3K Paruh Waktu Klaim Dua Tuntutan Diakomodir...

Rencana Mogok Kerja Dibatalkan, Nakes P3K Paruh Waktu Klaim Dua Tuntutan Diakomodir Pemda

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Rencana mogok kerja tenaga kesehatan (Nakes) P3K paruh waktu di Lombok Tengah (Loteng) resmi dibatalkan setelah adanya titik temu antara forum nakes dan pemerintah daerah (Pemda).

Ketua Forum Tenaga Kesehatan P3K Paruh Waktu, Sumarni, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dua tuntutan utama mereka mendapat respons positif dari Pemda Loteng.

“Alhamdulillah, dua tuntutan kami sudah ada titik temu dengan Pemda, meskipun prosesnya tidak mudah. Paling tidak, sudah terlihat itikad baik dari Pemda untuk memperjuangkan aspirasi teman-teman nakes P3K paruh waktu,” ujar Sumarni, Usai menggelar Istighosah di Kantor Dinas Kesehatan, Senin (27/4).

Ia menyebutkan, hasil kesepakatan yang dicapai pada pertemuan akhir pekan lalu menjadi dasar pembatalan aksi mogok kerja yang sebelumnya sempat direncanakan akibat belum adanya kejelasan. “Insyaallah akan terakomodir. Karena itu kami mengimbau seluruh forum nakes P3K paruh waktu untuk tetap solid dan terus mengawal nasib teman-teman,” tambahnya.

Sumarni juga mengakui, sebelumnya pihaknya sempat mengancam mogok kerja karena belum adanya kesepakatan dengan Pemda. Namun, komunikasi yang intensif akhirnya menghasilkan kesepahaman bersama.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng , H.M. Nursiah, menyampaikan bahwa para nakes P3K paruh waktu telah memahami kondisi keuangan daerah, termasuk tantangan dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, tuntutan yang disampaikan para nakes saat ini masih dalam tahap penyerapan aspirasi. Pemda telah menerima usulan tersebut dan akan menindaklanjutinya sesuai mekanisme yang berlaku. “Terkait gaji atau upah dasar, itu akan menjadi agenda pembahasan dalam perubahan APBD,” jelasnya.

Pemda Loteng, lanjut Nursiah, tetap berkomitmen memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan, sejalan dengan upaya menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

- Advertisement -

Berita Populer