26.5 C
Mataram
Minggu, 25 Februari 2024
BerandaLombok UtaraTekan Angka Laka Lalin Usia Produktif, Satlantas Polres Lombok Utara Sosialisasi Etika...

Tekan Angka Laka Lalin Usia Produktif, Satlantas Polres Lombok Utara Sosialisasi Etika Berlalu Lintas

Lombok Utara (Inside Lombok) – Guna menekan angka kecelakaan lalu lintas pada usia produktif atau pelajar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas ) Polres Lombok Utara sosialisasi etika berlalu lintas di lingkungan sekolah. Di mana kecelakaan diawali dengan pelanggaran di jalan seperti menerobos lampu merah, mengemudi dengan kecepatan tinggi, ugal-ugalan dan tidak menggunakan helm.

Hal tersebut merupakan bentuk pelanggaran lalu lintas yang berakibat fatal. Untuk itu pihak kepolisian akan terus melakukan sosialisasi di sekolah- sekolah betapa pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Karena rata-rata kecelakaan berlalu lintas diawali dengan pelanggaran sedangkan yang melakukan banyak pelanggaran lalu lintas didominasi oleh usia produktif atau pelajar,” ujar Kasat Lantas Polres Lombok Utara IPTU Bambang Tedy Supriyanto, Senin (8/1).

Ia menilai dengan diberikan peningkatan kesadaran dan pemahaman kepada para siswa, agar mereka dapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai keselamatan berlalu lintas. Sehingga diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di kalangan usia produktif dan remaja.

- Advertisement -

“Kegiatan sosialisasi mengenai peraturan lalu lintas di lingkungan sekolah, memberikan kesempatan kepada para siswa untuk lebih memahami pentingnya aturan dan Etika dalam dalam berlalu lintas,” ucapnya.

Kegiatan sosialisasi ini bersinergi antara pihak kepolisian dan pihak sekolah, dengan harapan dapat terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan keselamatan berlalu lintas yang lebih baik. Dimana sosialisasi ini dilakukan di SMAN 1 Pemenang.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berdampak positif dalam menciptakan generasi muda di Kabupaten Lombok Utara yang lebih sadar dan bertanggung jawab dalam berlalu lintas. Sehingga dapat menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman dan tertib, serta mengurangi angka kecelakaan di kalangan remaja,” imbuhnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer