25.5 C
Mataram
Senin, 24 Juni 2024
BerandaMataramTerjaring Razia Petugas, LC di Bawah Umur Dapat Pendampingan dan Rehabilitasi dari...

Terjaring Razia Petugas, LC di Bawah Umur Dapat Pendampingan dan Rehabilitasi dari DP3A Kota Mataram

Mataram (Inside Lombok) – Satu orang anak di bawah umur terjaring razia kafe remang-remang di Kota Mataram lantaran bekerja sebagai lady companion (LC) karaoke. Rehabilitasi dan pendampingan diberikan sebagai penguatan agar korban tidak lagi bekerja sebagai pemandu lagu tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram, Dewi Mardiana Ariany mengatakan pihaknya melakukan pendampingan dan merehabilitasi seorang LC atau pendamping tamu karaoke yang terjaring razia kepolisian beberapa waktu lalu. “Ada satu kami asesmen untuk psikolog-nya. Ini baru sedang berproses untuk pendampingan. Satu kami dampingi, ini dia masih SMP,” katanya.

Praktek yang memperkerjakan anak di bawah umur sebagai LC karaoke sangat disesalkan oleh DP3A Kota Mataram. Terlebih LC di bawah umur tersebut ditemukan melalui kegiatan razia kepolisian. “Semua tidak ada yang menginginkan anaknya seperti itu. Seperti yang ditemukan di Sandubaya itu ada anak kita di sana walaupun anak luar (daerah) juga ada. Makanya sejauh mana pengawasan orang tua kepada anaknya,” ungkapnya.

Satpol PP Kota Mataram maupun Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram ikut terlibat aktif mengawasi karaoke. Pengawasan ini diharapkan dilakukan lebih ketat bersama instansi terkait lainnya. Tindakan DP3A Kota Mataram aktif sosialisasi di sekolah dan melakukan upaya pencegahan lainnya.

- Advertisement -

“Kita berikan kegiatan parenting untuk anak SMP. Kalau yang SMA tentunya kita minta lakukan oleh DP3A Provinsi. Untuk yang SMP masih di bawah kewenangan kita,” jelasnya. Peran orang tua dan sekolah juga sangat penting untuk melakukan pencegahan. DP3A Kota Mataram melakukan sosialisasi ini di beberapa SMP di Kota Mataram. “Pendidikan karakter itu bukan hanya di sekolah. Tapi berawal dari keluarga, itu kita bersama-sama dan masyarakat serta pemerintah,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer