Penerima Beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa Ikuti Program Pengembangan Kapasitas

Para penerima beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa foto bersama saat mengikuti program pengembangan kapasitas. (Inside Lombok/Istimewa)

Sumbawa Besar (Inside Lombok) – Sebanyak 50 penerima Beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa mengikuti Capacity Building (pengembangan kapasitas) di Hotel Parahiyangan. Program Beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa adalah wujud komitmen PT.Pertamina (Persero) dalam percepatan dan pemerataan pembangunan bidang pendidikan, khususnya bagi masyarakat wilayah Indonesia Timur.

Program Beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa ini sudah berjalan tiga tahun atau memasuki tahun ke-4. Seiring dengan embrio berdirinya perguruan tinggi Akademi Komunitas (AKOM) Olat Maras dan kampus Institut Ilmu Sosial dan Budaya (IISBUD) Samawa Rea.

Sejarah Beasiswa Pertamina Khusus Sumbawa bermula dari tahun 2016, yaitu kerjasama antara Pimpinan Yayasan Dea Mas dengan PT.Pertamina (Persero). Tujuannya untuk mengembangkan pendidikan tinggi dengan keahlian yang lebih khusus.

Pertamina Foundation ditugaskan memfasilitasi program beasiswa bekerjasama dengan IISBUD Samawa Rea dan AKOM Olat Maras. Sebanyak 50 orang selama 4 tahun, yaitu 30 mahasiswa AKOM dan 20 mahasiswa IISBUD diberikan bantuan SPP dan Biaya Pembinaan dan bantuan biaya hidup.

Pelatihan yang diselenggarakan ini adalah bagian dari dukungan program yaitu capacity building dengan tujuan memberikan wawasan dan kompetensi managerial potensi diri untuk siap menjadi pemimpin masa depan yang ramah lingkungan.

Ciri khas dari beasiswa Pertamina Sobat Bumi yang tidak dimiliki oleh yang lain adalah penanaman budaya ramah lingkungan dalam diri pesertanya. Karakter ramah lingkungan menjadi jiwa dan wujudkan dalam kebiasaan hidup/budaya sehari-hari. Dari sinilah sebenarnya embrio lahirnya Jiwa Sobat Bumi dalam diri para penerima beasiswa dari Pertamina.

Yang sungguh membanggakan lagi bahwa seluruh penerima (dan alumni) beasiswa Pertamina Sobat Bumi akan tergabung dalam komunitas sobat bumi atau yang disebut Sobat Bumi Indonesia. Tercatat sudah 1.515 orang, baik penerima, alumni penerima beasiswa Sobat Bumi maupun para pegiat lingkungan lain telah tergabung dalam wadah SOBI Indonesia.

Pelatihan Leadership Development Program ini sengaja diberikan kepada mahasiswa AKOM dan IISBUD yang memiliki heteroginitas latar belakang keilmuan (jurusan), asal kedaerahan dan pengalaman kerja. Karena sesuai hasil training need assesment menunjukkan adanya benang merah kemiripan dalam hal: kebutuhan pengendalian diri, rasa percaya diri, keberanian ekplorasi potensi, dan bagaimana memikirkan tujuan hidup.

Pelatihan selama tiga hari dua malam akan mengombinasikan metode in class training dan out door training atau yang sering disebut materi out bound.

Peningkatan kompetensi kepemimpinan terutama kepemimpinan diri (self leadership) diharapkan setelah pelatihan peserta dapat mendayagunakan potensi diri sehingga lebih berprestasi dan peduli terhadap lingkungan.

Pertamina Foundation bekerjasama dengan IISBUD dan AKOM untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Semua peserta mengaku terkesan dengan program ini. Sebab program ini juga sangat bermanfaat bagi mereka.