Simulasi Ketiga Belajar Tatap Muka Tingkat SMA Sederajat Mulai Dilakukan

Proses simulasi pembelajaran tatap muka di salah satu sekolah di Lotim beberapa waktu lalu, di Masbagik, Kamis (05/11/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Simulasi pelaksanaan belajar mengajar tahap tiga secara tatap muka bagi sekolah menengah di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai dilaksanakan. Hal tersebut untuk memastikan bahwa pelaksanaan belajar secara tatap muka benar-benar bebas dari sebaran Covid-19.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCP) Lotim, H Mahsun mengatakan, pelaksanaan simulasi belajar secara tatap muka jenjang SMA/SMK sederajat telah memasuki tahap ketiga. Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, nantinya akan menjadi acuan dibukanya kembali sekolah secara normal atau tidak setelah melewati simulasi tahap keempat.

“Nantinya evaluasi pelaksanaan pembelajaran secara tatap muka itu, kita akan libatkan Satgas Covid-19 Lotim,” ucapnya saat ditemui awak media, Kamis (05/11) di ruangannya.

Pelaksanaan simulasi tahap ketiga dan keempat tersebut merupakan proses penguatan belajar secara tatap muka di sekolah. Selama pelaksanaan simulasi, kata Mahsun, belum ditemukan adanya klaster sekolah. Sementara itu penguatan mental siswa dan guru dalam simulasi ini, dikatakannya semakin meningkat.

Lanjutnya, dari hasil pemantauan oleh KCD Lotim, kesiapan sarana prasana di sekolah guna menunjang pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tengah Pandemi sudah dilengkapi.

“Kita menunggu perkembangan berikutnya, kalau simulasi tahap tiga dan empat ini sudah selsai, maka akan dibuat kajian lagi, karena simulasi ini sifatnyakan hanya 50%, jumlah siswa yang masuk,” ujarnya.