29.5 C
Mataram
Kamis, 30 Mei 2024
BerandaPendidikanUpaya Pengembangan Diri, Seribu Pendidik akan Ikut Wisata Literasi Nasional

Upaya Pengembangan Diri, Seribu Pendidik akan Ikut Wisata Literasi Nasional

Mataram (Inside Lombok) – Untuk meningkatkan literasi para guru di NTB, Forum Indonesia Menulis akan menggelar wisata literasi nasional. Kegiatan ini untuk mengembangkan diri guna meningkatkan mutu pengajaran.

Ketua Forum Indonesia Menulis Provinsi NTB, Ali Nusantara mengatakan kegiatan yang digelar untuk menciptakan gerakan masif perayaan literasi dalam rangka meningkatkan kemampuan dan mutu Pendidikan.

“Ini juga kita mewadahi seluruh elemen pendidikan dan pegiat literasi untuk bertukar pikiran tentang literasi dan pendidikan,” katanya, Kamis (16/11) pagi.

Direncanakan kegiatan wisata literasi nasional akan diikuti oleh 1.000 orang tenaga pendidik dan pengawas. Nantinya ribuan peserta akan diajak untuk membuat tulisan dan akan diterbitkan dalam sebuah buku.

- Advertisement -

“Nanti kita akan ajak untuk menciptakan sebuah tulisan dan akan dijadikan buku. Tidak satu peserta tapi nanti secara berkelompok,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut juga diharapkan agar para pendidik bisa lebih memaknai profesinya sebagai guru. Selain itu, para pendidik bisa lebih terlatih dalam praktik pengajaran menyenangkan dan efektif.

“Jadi nanti terlatihnya para pendidik dalam mempersiapkan diri menjadi penggerak literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, wisata literasi nasional muncul dari keresahan bersama atas menurunnya rasa memiliki budaya literasi Indonesia. Padahal para pendidik menjadi keharusan untuk terus melakukan refleksi serta meningkatkan kompetensi diri.

“Makanya kami berupaya menghadirkan konsep menarik sekaligus menyenangkan dalam berliterasi yang didalamnya berisi praktik untuk pengembangan diri pendidik,” ungkap Ali.

Kegiatan ini juga lanjut Ali, sebuah event perayaan dan pengembangan literasi, yang memfasilitasi pendidik, pegiat literasi, dan pegiat pendidikan seluruh Indonesia. Ajang ini juga untuk memberikan penghargaan kepada karya-karya para pendidik.

“Kita berkolaborasi dengan berbagai instansi pendidikan, pemerintah, perusahaan peduli pendidikan dan menyasar 1000 peserta setiap provinsi dari 38 provinsi Indonesia,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer