Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim) memastikan akan mengoptimalkan Dermaga Labuhan Haji sebagai jalur penyeberangan cepat menuju Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Langkah ini dilakukan setelah Pemda mengambil tindakan untuk mengosongkan dermaga dari kapal-kapal terbengkalai milik PT Natuna Samudera Lestari (NSL).
Bupati Lotim, Haerul Warisin, mengatakan Pemkab Lotim berencana membenahi Dermaga Labuhan Haji agar dapat difungsikan sebagai jalur penyeberangan laut menuju Pulau Sumbawa. Pembenahan difokuskan pada fasilitas dasar untuk mendukung aktivitas penumpang. “Hanya bagian gate saja yang kita benahi supaya memudahkan penumpang naik dan turun kapal,” terangnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Lotim telah menjalin kerja sama resmi dengan operator kapal cepat untuk melayani rute tersebut. Kapal cepat yang akan dioperasikan memiliki kapasitas sekitar 80 penumpang dan saat ini tinggal menunggu tahap operasional. “Kapal cepat ini kapasitasnya sekitar 80 penumpang dan kerja sama sudah resmi. Tinggal operasional saja,” katanya.
Menurut Haerul Warisin, pengoperasian jalur penyeberangan dari Dermaga Labuhan Haji bertujuan mempercepat mobilitas masyarakat dan pejabat yang melakukan perjalanan antara Lotim dan Sumbawa Barat. “Kalau masyarakat atau pejabat ingin perjalanan lebih cepat, bisa lewat Labuhan Haji. Karena kalau pakai feri, waktunya jauh lebih lama,” pungkasnya.

