29.5 C
Mataram
Sabtu, 7 Maret 2026
BerandaLombok BaratRibuan Warga Binaan Lapas Lobar Diusulkan Terima Remisi Khusus Idul Fitri 2026

Ribuan Warga Binaan Lapas Lobar Diusulkan Terima Remisi Khusus Idul Fitri 2026

Lombok Barat (Inside Lombok) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat (Lobar) mengusulkan sebanyak 1.149 warga binaan beragama Islam untuk mendapatkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 2026. Usulan tersebut saat ini masih dalam proses verifikasi oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Lobar, M. Fadli, mengatakan dari jumlah tersebut enam orang diusulkan menerima remisi khusus II sehingga berpeluang langsung bebas setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.

“Dari jumlah tersebut, enam orang diusulkan menerima remisi khusus II, sehingga berpeluang bisa langsung menghirup udara bebas,” ujar Fadli, Kamis (05/03/2026).

Ia merinci besaran remisi yang diusulkan bervariasi mulai dari 15 hari hingga dua bulan. Sebanyak 195 warga binaan diusulkan mendapat remisi 15 hari, 807 orang memperoleh remisi satu bulan, 114 orang mendapat remisi satu bulan 15 hari, dan 33 orang diusulkan menerima remisi dua bulan.

“Sedangkan untuk detail kasusnya, nanti akan dirincikan saat pemberian remisi di hari Idul Fitri,” imbuhnya.

Fadli menegaskan pemberian remisi merupakan hak narapidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Remisi diberikan kepada warga binaan yang memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta aktif mengikuti program pembinaan.

“Seluruh proses pengusulan dilakukan secara transparan melalui Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN), dengan pengawasan wali pemasyarakatan dan asesmen risiko oleh asesor,” terangnya.

Ia berharap pemberian remisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan perilaku positif serta aktif mengikuti program pembinaan di dalam lapas.

“Karena remisi itu bukan semata pengurangan masa pidana, melainkan bentuk penghargaan atas komitmen warga binaan dalam menjalani proses pembinaan secara sungguh-sungguh,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer