Lombok Timur (Inside Lombok) – Bupati Lombok Timur (Lotim), Haerul Warisin, melantik 87 penjabat kepala desa (Pj Kades) di Pendopo Bupati Lotim, Rabu (13/5). Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi penghargaan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Desa dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, camat, serta kepala desa purna tugas.
Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Menurutnya, purna tugas merupakan hal yang pasti dialami setiap pejabat, namun pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti.
“Purna tugas merupakan sesuatu yang pasti dialami setiap pejabat, bukan hanya kepala desa, tetapi juga ASN, pimpinan BUMN, menteri hingga presiden. Namun meskipun sudah purna tugas, kepedulian terhadap masyarakat dan pembangunan daerah harus tetap ada,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi para kepala desa dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Atas nama Pemerintah Daerah Lotim, saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan upaya membangun desa. Semoga menjadi amal ibadah dan bernilai pahala,” katanya.
Kepada para penjabat kepala desa yang baru dilantik, Bupati menegaskan pentingnya pelayanan masyarakat serta pembenahan administrasi desa, khususnya terkait pemutakhiran data. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pantun kepada para Pj Kades. “Bunga melati harum mewangi, tumbuh indah di tepi telaga. Hari ini amanah suci diembani, demi desa maju dan masyarakat sejahtera,” ucapnya.
Haerul Warisin menilai Lotim memiliki potensi alam yang besar dan perlu dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat. Ia mencontohkan kawasan Ekas yang memiliki potensi wisata laut dan diminati wisatawan. Menurutnya, kepala desa memiliki peran penting dalam memberdayakan masyarakat, memperkuat karang taruna, serta membangun musyawarah di tingkat desa.
“Potensi desa kita luar biasa. Kepala desa dipilih untuk membantu membangun desa sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada agar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta para penjabat kepala desa menjaga komunikasi dengan masyarakat dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). “Saya tidak mau mendengar ada Pj Kades yang tidak mau mendengar masyarakat. Kita harus punya pemahaman yang sama bahwa kita hadir untuk rakyat,” tandasnya.
Ia juga mengajak para penjabat kepala desa memanfaatkan masa tugas mereka untuk memperbaiki berbagai kekurangan di desa dan menciptakan kondisi yang lebih kondusif pasca dinamika politik desa. Sebagai bentuk motivasi, Pemerintah Kabupaten Lotim akan memberikan hadiah satu unit sepeda motor kepada penjabat kepala desa dengan kinerja terbaik selama menjalankan tugas.

