26.5 C
Mataram
Minggu, 26 Mei 2024
BerandaAdvetorialYukata Kenalkan Produk hingga ke Kampung-Kampung di Pulau Lombok

Yukata Kenalkan Produk hingga ke Kampung-Kampung di Pulau Lombok

Mataram (Inside Lombok) – Yukata Indonesia menjadi salah satu produsen kasur berteknologi Jepang yang saat ini digemari pelanggan karena kualitasnya. Guna memperkenalkan produknya, perusahaan asli Indonesia itu pun melakukan gerebek kampung, tidak terkecuali di Pulau Lombok.

Program gerebek kampung ini sebagai upaya membantu mengenalkan produk Yukata langsung ke masyarakat. “Gerebek kampung itu adalah satu program untuk membantu para tokoh (marketing, Red) supaya warga-warga sekitar tahu tentang produk yang dijual. Jadi Yukata Group itu saya turun sendiri, dengan saya turun ke lapangan ke kampung-kampung, emak-emak happy, ada hiburan,” ujar Pimpinan Yukata Indonesia, Okan Kornelius, Senin (24/10).

Gerebek Kampung bersama Yukata Indonesia di Pulau Lombok. (Inside Lombok/Ist)

Tak hanya itu saja, ada gairah baru dalam menjual kasur dengan datang langsung ke kampung-kampung, maka pelanggan akan lebih tahu produk Yukata sudah ada di Lombok dan tersedia di toko-toko. “Jadi suatu hari mereka butuh kasur mereka tahu harus ke mana. Jadi dengan begitu si tokoh pun merasa dibantu dengan principal, mereka juga akan lebih semangat menjualnya,” ucapnya.

Salah satu warga menerima hadian dari Yukata Indonesia. (Inside Lombok/Ist)

Khusus di Pulau Lombok, gerebek kampung sudah dilakukan di beberapa titik. Antara lain di Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah dengan menyisir kampung-kampung yang ada. Dengan program itu, masyarakat diharapkan mengetahui jenis-jenis produk Yukata, mulai dari kasur, sofa bed, springbed, kasur lipat, dan lain-lain yang terjamin kualitasnya.

- Advertisement -
Gerebek Kampung bersama Yukata Indonesia di Pulau Lombok. (Inside Lombok/Ist)

Di sisi lain, Yukata Indonesia juga menjalankan program bakti sosial dilakukan seperti memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, bantuan diberikan pun bukan sembako, tetapi kasur. Bahkan saat ini sudah ada Yayasan Yukata Peduli Bangsa.

“Jadi 2 persen setiap margin penjualan itu saya sisihkan untuk yayasan yang akan saya gunakan untuk kemanusian, contohnya bencana alam, tsunami, gempa bumi, atau ada panti-panti jompo yang sekiranya tidak layak kasurnya kami berikan. Jadi mitra yang jual dan membeli Yukata tanpa mereka sadari mereka sudah beramal,” ungkap Okan. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer