18.500 Lembar Tiket WSBK Terjual

Direktur MGPA, Priandhi Satria (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Pelaksanaan event world superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika tinggal menghitung hari. Jumlah tiket yang sudah terjual hingga saat ini lebih dari 18.500 lembar.

Direktur MGPA, Priandhi Satria menerangkan jelang pelaksanaan event, penjualan tiket makin digencarkan karena hasil penjualan saat ini belum mencapai 50 persen dari kapasitas yang tersedia. “Sebagian dari corporate dan sisanya pribadi dari masyarakat totalnya 18.500-an sampai hari ini,” ujarnya, Senin (31/10) di Mataram.

Ia mengatakan, belasan ribu tiket yang sudah terjual tersebut dari berbagai kelas. Misalnya seperti tiket tribun grandstand, VIP Royalbox, dan VIP Deluxe. Kendati, dari belasan ribu lembar tiket tersebut belum diketahui jumlah warga NTB yang sudah membeli. Karena khusus warga NTB diberikan diskon sebesar 50 persen dari harga semula. “Kita belum bagi dengan detailnya dengan NTB,” katanya.

Untuk memaksimalkan penjualan, tim MGPA akan turun ke pemerintah daerah baik Pemprov NTB hingga ke kabupaten/kota untuk menjual tiket WSBK tersebut. Hal ini sudah dikoordinasikan dengan Gubernur NTB dan Sekda NTB terkait langkah yang akan dilakukan untuk menjual tiket WSBK.

“Kita akan masih keliling ke kabupaten/kota. Kita sudah bicara dengan Pak Gubernur, Sekda kita akan keliling ke kabupaten, ke masyarakat NTB,” ujarnya.

Selain memaksimalkan penjualan di Provinsi NTB, tim marketing dan sales juga mendatangi BUMN secara langsung di Jakarta. Penjualan tiket yang dilakukan bukan saja untuk memaksimalkan penonton dalam WSBK tapi juga upaya untuk membesarkan Lombok Sumbawa Fair.

“Kita tiap hari ada di Jakarta tim marketing dan sales komersial yang datang pintu ke pintu. Corporate kita datangi, BUMN kita datangi. Di sini keliling pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten,” katanya.

Sementara untuk kesiapan fasilitas-fasilitas yang ada, Andi memastikan sudah hampir rampung. Di mana pengaspalan sudah rampung dan tinggal pengecatan ulang di beberapa area.

“Pengaspalan sudah selesai. Tinggal melakukan pengecatan ulang di beberapa area yang terlindas kendaraan berat untuk melakukan pengecatan. Non race kita akan membangun paddock kantor-kantor buat tim balap,” ujarnya. (azm)