Antisipasi “Kecolongan” Perang Petasan, Polres Loteng Intensifkan Patroli

40
Jajaran Polres Lombok Tengah saat melakukan patroli di depan Kantor Bupati Loteng, Senin (25/4/2022) (Inside Lombok/Istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Personel Polres Lombok Tengah bersama Polda NTB mengintensifkan patroli guna mengantisipasi terjadinya perang petasan. Pasalnya, aktivitas tersebut dinilai mengganggu masyarakat, lantaran kerap dilakukan di jalan utama sehingga bisa membahayakan.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono mengatakan pihaknya sudah berupaya melakukan pemetaan dan patroli sejak awal Ramadan 1443 Hijriah. Terutama di titik-titik rawan dan di jam rawan, seperti usai salat tarawih sampai waktu salat subuh.

“Patroli terus kita intensifkan untuk mengantisipasi adanya perang mercon,” katanya, Senin (25/4/2022). Menurutnya, usai salat subuh biasanya menjadi waktu rawan yang dijadikan momen ajang perang petasan oleh para pemuda setempat.

Hal tersebut sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat. Seperti yang terjadi pada Minggu (24/4) sekitar pukul 06.30 Wita di Jalan Raden Puguh, tepat di depan Kantor Bupati Lombok Tengah.

“Sejauh ini masih kondusif, karena seluruh jajaran polsek juga aktif melakukan patroli,” ujar Hery.

Dikatakan, jajaran Polres Lombok Tengah berencana akan melakukan razia petasan di wilayah setempat guna terciptanya situasi kamtibmas selama Ramadan dan menjelang perayaan Idulfitri 1443 Hijriah. Dengan begitu kondusifitas bisa lebih terjaga.

“Nanti kita juga akan melakukan razia petasan sekaligus antisipasi perayaan Idulfitri,” terangnya. Hery berharap masyarakat juga bisa bekerjasama dalam menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah Lombok Tengah. (fhr)