Antisipasi Penggunaan Narkotika, Staf Kemenag Lotim Jalani Tes Urine

Staf Kemenag Lotim saat dilakukan tes urine di Kantor Kemenag Lotim, di Selong, Senin (28/12/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Antispasi penggunaan narkotika di dalam instansi, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Lotim laksanakan tes urine kepada 20 staf Kementerian Agama (Kemenag) Lotim.

Kepala Kemenag Lotim, H Sirojudin mengatakan, pelaksanaan tes urine kepada stafnya tersebut merupakan program dari BNK untuk mengantisipasi penggunaan narkotika di lingkungan instansi pemerintahan Lotim. Dilakukannya tes urine kepada staf instansi tersebut agar nantinya para staf bisa menjadi contoh yang baik dan bisa mengajak masyarakat menghindari narkotika.

“Pada pelaksanaan ini kita di Kemenag yang ditunjuk sebagai Pilot Project,”katanya saat ditemui Inside Lombok di ruangannya, Senin (28/12).

Kemenag dijadikan sebagai awal pelaksanaan tersebut lantaran Kemenag Lotim banyak menaungi lembaga-lembaga lainnya baik itu sekolah maupun pesantren. Sehingga Kemenag nantinya bisa dengan mudah mengajak naungannya untuk menjauhi narkotika apabila tidak ada ditemukan staf yang positif narkotika.

“Sebanyak 20 dari 36 staf ASN kita yang dilakukan tes urine, alhamdulillah semuanya negatif,” ujarnya.

Dengan dilakukannya tes urine tersebut, H Sirojudin berharap agar selamanya para staf maupun naungan dari Kemenag Lotim tidak ada yang memakai atau mengedarkan barang haram tersebut. Sehingga Kemenag Lotim maupun Kabupaten Lotim pada umumnya bisa steril dari barang tersebut.