30.5 C
Mataram
Jumat, 21 Juni 2024
BerandaBerita UtamaAPH Senggigi: Kondisi Senggigi Saat Ini Semakin Terpuruk

APH Senggigi: Kondisi Senggigi Saat Ini Semakin Terpuruk

Lombok Barat (Inside Lombok) – Kondisi pengusaha hiburan di Senggigi pasca pandemi disebut justru kian memprihatinkan. Bahkan pengunjung tempat hiburan di Senggigi kini hanya tersisa sekitar 15 hingga 20 persennya saja.

“Kondisi Senggigi saat ini malah semakin terpuruk, dari sisi kami pengusaha hiburan ini sudah tidak bisa diharap lagi,” ungkap Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (APH) Senggigi, Suhermanto saat dikonfirmasi, Senin (06/02/2023).

Pergeseran dunia entertain pun disebutnya semakin terasa. Bahkan, kini kafe dan karaoke makin menjamur tidak hanya di Senggigi, tetapi juga di Kota Mataram dan lokasi-lokasi lainnya.

“Sekarang di Mataram itu sudah ratusan, sudah sangat banyak, hampir di seluruh kampung, di seluruh wilayah di Mataram itu tempat nongkrong, kafe-kafe karaoke, diskotik sudah ada di sana. Jadi orang yang mau ke Senggigi itu hanya orang yang tinggal di Senggigi saja,” beber dia.

- Advertisement -

Terlebih di masa-masa menjelang bulan puasa seperti saat ini, hal itu juga disebutnya turut berpengaruh. “Ini sisanya (yang berkunjung) penurunannya antara 75-80 persen,” keluhnya.

Sehingga ia sebagai ketua asosiasi menyarankan kepada para pengusaha untuk tidak memaksakan diri bila kondisi saat ini dirasa sangat berat untuk tetap beroperasi.

“Kita rugi, kita tetap bayar (pajak) kok supaya tidak ada yang kosong, kita nombok. Operasional aja kita nombok, karena kita ndak mau bermasalah makanya kita tetap bayar,” lugas dia.

Kondisi ini juga dinilai menjadi salah satu faktor pihak luar menilai bahwa kondisi mereka saat ini baik-baik saja. “Nah karena kita bayar (pajak) ini lah makanya dikira mungkin baik-baik saja. Kalau situasinya sangat sulit kita ini, sangat sangat sulit,” keluh dia.

Sehingga perlu kata dia pihak-pihak terkait mendorong penyelenggaraan event-event tidak hanya berskala lokal, tetapi juga internasional yang bisa digelar di Senggigi dan berpotensi mendatangkan wisatawan. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer