Bamsoet: Kepengurusan Baru IMI NTB Harus Mampu Tingkatkan Prestasi Para Pembalap

39
Ketua IMI pusat, Bambang Soesatyo dan Ketua IMI NTB, Lalu Herman Mahaputra (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo melantik jajaran kepengurusan IMI NTB periode 2022-2026, Sabtu (28/5) di Mataram. Kepengurusan baru IMI NTB di bawah kepemimpinan dr. H. Lalu Herman Mahaputra diharapkan bisa meningkatkan prestasi para pembalap.

Bamsoet, sapaan akrabnya, mengatakan saat ini baru ada satu medali emas yang bisa disumbangkan pembalap NTB pada PON di Papua. Dengan adanya fasilitas yang sudah tersedia di NTB, diharapkan bisa meningkatkan kapasitas para pembalap, baik di kancah nasional maupun internasional.

“Medali emas pada PON di 2024 bisa bertambah dua dan tahun 2028 bisa menambah. Karena kalau hanya dua kasihan benar ya. Jadi harus bisa 3 atau 4 medali emas. Karena kan tahun 2028 itu NTB menjadi tuan rumah PON,” katanya.

Ia mengatakan, peningkatan prestasi ini menjadi salah satu tugas IMI NTB. Karena dengan banyaknya ajang balap yang digelar bisa menjaring pembalap-pembalap berprestasi. Nantinya tidak hanya di tingkat nasional. Namun juga internasional. Di mana, saat ini pembalap Indonesia belum bisa sampai pada event bergengsi seperti MotoGP.

“IMI NTB juga punya tugas untuk melahirkan pembalap nasional maupun internasional. Ini menjadi PR bagi kita,” katanya. Bamsoet mengungkapkan, sejauh ini masyarakat lokal lebih banyak menjadi penonton dalam setiap event yang digelar.

Disebutkan, dalam setahun event balap di Indonesia jumlah mencapai 1.800 event. “Banyak juga memiliki banyak pembalap roda empat dan roda dua. Ini jadi persoalan. Event internasional cukup banyak tapi yang dari lokal ini yang masih sedikit bahkan tidak ada,” ujarnya.

Tidak saja meningkatkan prestasi para pembalap di NTB, kepengurusan yang baru ini juga harus membantu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan event yang digelar secara langsung bisa berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Bagaimana fungsi dan tugas kita sebagai IMI untuk mendorong kegiatan ekonomi yaitu meningkatkan pariwisata mempromosikan pariwisata dengan menarik para pengguna otomotif domestik untuk hadir di kegiatan ini. Jadi tugas kita bagaimana menunjang pariwisata di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu Ketua IMI NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra mengharapkan agar event-event otomotif bisa lebih banyak digelar di NTB. Selain itu, cabang olahraga (cabor) otomotif di NTB sudah bisa menyumbangkan medali emas dan ditargetkan lebih banyak.

“Cabor sudah bisa mampu menyumbangkan medali emas pada PON kemarin. Insya allah kedepan cabor otomotif akan tetap mendapatkan medali,” tegasnya.

Dr. Jack mengatakan, Provinsi NTB ditargetkan bisa menjadi kiblat otomotif Indonesia. “Ke depannya, NTB apabila diberikan kesempatan akan mampu mengubah dunia otomotif Indonesia berkiblat ke NTB,” tegasnya. (azm)