Datangi NTB, Pangdam Udayana Yakinkan Vaksin Covid-19 Aman

Pangdam Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak saat tiba di Bandara Lombok, Selasa (19/1/2021). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak berkunjung ke NTB, Selasa (19/1/2021). Dia tiba di Bandara Lombok sekitar jam 11:25 WITA dan disambut oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Tengah.

Kedatangan Maruli untuk berkoordinasi dengan jajaran Forkompinda di NTB setelah setelah resmi menjabat sebagai Pangdam Udayana mulai November 2020 lalu.

Beberapa hal yang menjadi atensi kedatangannya Maruli di antaranya adalah program vaksinasi Covid-19. Diakuinya kalau sampai saat ini masih banyak masyarakat yang meragukan vaksin tersebut

“Sehingga perlu dikampanyekan. Karena presiden sudah divaksin, Forkopimda di NTB juga sudah divaksin dan tidak terjadi masalah,”katanya.

Sembari menambahkan, kalau Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyatakan kalau vaksin Covid-19 tersebut halal.

Dia menilai kalau masyarakat tidak mau divaksin karena ada hoaks yang beredar di media sosial. Sehingga dia meminta masyarakat tidak mudah percaya hoaks tersebut.

“Makanya jangan percaya medsos. Percayanya sama pemerintah yang menyelenggarakan, mengawasi, itu kan pemerintah. Kalau medsos itu belum tentu benar,”katanya.

Menurut dia, vaksin Covid-19 justru tidak berbeda dengan vaksinasi yang lain. Malah, jarum suntik yang dipakai juga lebih besar daripada jarum suntik vaksin cacar.

“Vaksin cacar dan segala macam itu kan dulu pernah. Itu (vaksin Covid-19) disuntik sedikit takarannya. Kalau vaksin cacar dulu banyak kan, suntikannya lebih besar dulu. Jarumnya lebih besar. Dulu lebih berani. Sekarang jarumnya kecil,”tandasnya.

“Vaksin aman. Dan itu satu-satunya cara untuk mengatasi Covid-19 saat ini. Tidak ada pilihan lain. Presiden sudah pakai, kementerian dan Forkopimda sudah pakai. Jadi tidak ada alasan lagi (takut),”cetusnya lagi.