Jelang WSBK, Manajemen Lalu Lintas Menuju Sirkuit Mandalika Dimatangkan

Jalan bypass Bandara – Mandalika yang menjadi akses utama menuju Sirkuit Mandalika, Rabu (13/10) (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok) -Untuk mensukseskan gelaran World Superbike (WSBK) November mendatang, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai memetakan skema manajemen rekayasa lalu lintas. Termasuk menyediakan armada Bus serta Penerang Jalan Umum (PJU) di sepanjang jalan bypass BIL- Mandalika.

“Kemenhub berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh guna mensukseskan penyelenggaraan WSBK di Sirkuit Mandalika,” ujar Kepala Dinas Provinsi NTB, Lalu M. Faozal belum lama ini di Praya.

Diterangkan, Kemenhub memiliki kewenangan sebagai pemegang otoritas manajemen dan rekayasa lalu lintas. Skema manajemen rekayasa lalu lintas selama WSBK berlangsung akan dibuat dengan sebaik mungkin dari lima pintu masuk ke Lombok Tengah. Antara lain Bangsal, Senggigi, Bandara, Pelabuhan Lembar dan juga Kayangan.

Selain manajemen rekayasa, Kemenhub juga akan menyediakan 46 unit armada bus Damri dan pemasangan 400 unit lebih lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan bypass BIL menuju KEK Mandalika.

“Ini guna mendukung mobilitas para penonton dan kelancaran akses saat penyelenggaraan WSBK,” katanya.

Manajemen rekayasa lalu lintas juga diharapkan dapat menopang pengunjung yang datang. Selain itu, lanjut faozal, Kemenhub bersama PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah mengeksplor beberapa potensi dukungan lain untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, seperti perbaikan sistem petunjuk jalan menuju sirkuit dengan penguatan konektivitas Surabaya dan Bali ke Mandalika, serta pengaturan zona parkir.