Kasatlantas Polres Lotim Sebut Info SIM Gratis Hoaks

AKP Imam Maladi ST SIK, Kasatlantas Polres Lotim saat ditemui oleh Tim Inside Lombok di ruangannya, di Selong, Rabu (17/06/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Banyaknya beredar informasi terkait pembuatan SIM gratis di media sosial. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lombok Timur, AKP Imam Maladi sebut informasi pembuatan SIM gratis pada tanggal 1 Juli tersebut adalah hoaks atau berita bohong.

“Kami kemarin bersama Mabes Polri dan dikatakan tidak ada pembuatan SIM gratis di Haul Polri,” ucap AKP Imam Maladi.

Ia mengatakan bahwa pemberitaan terkait hal tersebut tidak benar. Dikarenakan pada peringatan Haul Polri yang ke-74, Mabes Polri tidak pernah mengatakan hal demikian. Kasatlantas mengaku, sebelumnya banyak yang menanyakan hal tersebut. Namun, ia enggan untuk mengatakan karena belum ada arahan dari Mabes Polri.

“Bahwa pada tanggal 1 Juli kami punya beberapa program sosial untuk memperingati Haul Polri ini,” ucapnya.

Sedangkan terkait dengan perpanjangan SIM gratis NTB terdaftar dalam beberapa wilayah yang disarankan untuk memberlakukan SIM gratis dengan syarat. Namun, Satlantas Polres Lotim tidak memberlakukan hal tersebut dikarenakan wilayah NTB khusunya Lotim tidak memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kami sudah berkoordinasi dengan direktorat lalu lintas, bahwa hanya berlaku di daerah yang menerapkan lockdown maupun PSBB. Dengan diberlakukannya hal tersebut pasti kantor pelayanannya tutup, maka itu yang wajib memberlakukan perpanjangan SIM gratis,” ungkapnya.

Sedangkan di Lotim sendiri tidak pernah menutup pelayanan pembuatan SIM maupun perpanjangannya. Hanya saja yang akan mendapat dispensasi untuk perpanjangan SIM yaitu orang yang dalam keadaan karantina atau sedang dalam pantauan medis.

“Pelayanan SIM tetap seperti biasa, tidak ada namanya pembuatan SIM gratis maupun perpanjangan SIM gratis,” katanya.