Kedapatan Balap Lari Liar, Anak Muda Dihukum Push Up dan Menghafal Pancasila

118
Anak-anak muda yang kedapatan balap liar dan balapan lari saat menjelang sahur dan diberi hukuman oleh Polsek Kediri. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Polsek Kediri bubarkan aksi balap lari liar yang dilakukan lima anak muda di jalan Desa Lelede Barat, dekat terowongan underpass BIL. Mereka pun dihukum push up dan menghafalkan pancasila.

“Tim Dukep Polsek Kediri membubarkan aksi balap liar, balapan lari yang ada di underpass Banyumulek,” ujar Kapolsek Kediri, AKP Heri Santoso. Diterangkan, aksi balap lari liar itu dilakukan menjelang waktu sahur, sekitar pukul 02.30 Wita akhir pekan kemarin.

Menurut Heri, hukuman yang diberikan sifatnya pembinaan bagi para anak muda yang kedapatan balapan tersebut. Supaya mereka tidak lagi mengulangi balapan-balapan yang selama ini dikeluhkan lantaran meresahkan masyarakat.

“Sehingga kita berikan hukuman berbentuk menghafalkan pancasila, dalam bentuk push up dan hukuman fisik lainnya,” beber dia. Ironisnya, saat hukuman itu diberikan, masih ada anak muda yang tidak begitu hafal pancasila.

Pihaknya pun akan rutin melakukan operasi pada lokasi dan jam-jam yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk aksi balapan liar. Pasalnya, kegiatan itu dinilai dapat mengganggu ketenangan masyarakat beribadah di bulan Ramadan.

“Ini untuk menciptakan kamtibmas masyarakat, supaya tetap terjamin dalam menjalankan ibadah puasa dengan rasa nyaman dan lancar,” pungkas Heri. (yud)