Kesadaran OPD di Lotim Kelola Arsip Dinilai Masih Kurang

Lombok Timur (Inside Lombok) – Kesadaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup pemerintahan Pemkab Lombok Timur (Lotim), dalam menyerahkan arsipnya masih kurang. Hal tersebut dibuktikan dengan data per Juni 2021 oleh pihak kearsipan daerah.

Kepala Bidang Penyelenggara Kearsipan Lotim, Nadi Abidin Ali mengatakan bahwa tingkat kesadaran semua OPD dalam menyerahkan arsipnya masih kurang. Pihaknya mencatat per Juni 2021 hanya 13 OPD yang menyerahkan arsipnya.

“Tingkat kesadaran masih kurang dalam menyerahkan arsipnya, ini saja batu 13 yang menyerahkan,” katanya, Kamis (17/06/2021).

Kendala pengumpulan dan penyerahan berkas arsiparis di masing-masing OPD tersebut, diperkirakan akibat kurangnya keahlian SDM dalam bidang tersebut.

Mengacu pada peraturan daerah tahun 2020 dan Peraturan Bupati Lombok Timur, mengatur tentang penyerahan arsip oleh setiap OPD. Sehingga ia berharap masing-masing OPD di Lombok Timur dapat bersinergi.

“Semoga semuanya bisa bersinergi dalam mengumpulkan arsipnya,” ucapnya.

Untuk mendorong pengumpulan arsiparis baik statis dan dinamis, lembaga kearsipan daerah memiliki kewajiban untuk mengamankan arsip yang terdapat di setiap OPD maupun kecamatan di desa yang mengalami pemekaran.

“Namun hingga saat ini sejumlah OPD dan desa yang mengalami pemekaran belum ada yang menyerahkan arsiparisnya. Kecuali yang 13 tadi,” imbuhnya.