Nelayan Asal Sekotong Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

202
Proses evakuasi jenazah nelayan asal Sekotong yang ditemukan meninggal. Sabtu (18/06/2022). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Setelah tiga hari lakukan pencarian, tim SAR gabunga berhasil menemukan seorang nelayan bernama Nurasah (43) yang dilaporkan hilang sejak Kamis (16/06) lalu dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan tersangkut di keramba mutiara yang ada di sekitar teluk Pewaringan, Sekotong Barat, Sabtu (18/6) sore.

“Ditemukan pukul 16.29 Wita, ngambang dengan posisi tersangkut di keramba mutiara,” ungkap Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit PH dalam keterangan tertulis yang diterima Inside Lombok.

Penemuan jenazah korban disebutnya berjarak sekitar 500 meter arah barat dari lokasi awal ditemukannya perahu korban. Jenazah nelayan asal Dusun Pewaringan, Desa Pelangan Kecamatan Sekotong Barat itu langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga yang juga berada di lokasi pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, Nanang menuturkan bahwa Nurasah diketahui pergi melaut pada Kamis (16/06) dini hari. Namun sekitar pukul 13.00 Wita, perahunya ditemukan tersangkut di longline (keramba) mutiara yang berada di Teluk Pewaringan.

Sehingga dicurigai korban hilang saat dalam perjalanan pulang mencari ikan. Di mana para nelayan dan warga setempat pun sempat melakukan pencarian sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak terkait.

“Sudah diserahkan (jenazah korban) ke pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup,” tandas Nanang. (yud)