Panitia Gugurkan Balon Kades, Ribuan Warga di Lingsar Demo

Suasana aksi unjuk rasa oleh warga di Kantor Desa Langko, Lingsar, Lombok Barat, Rabu (21/11/2018). (Inside Lombok/ISTIMEWA).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Terjadi aksi unjuk rasa oleh aliansi masyarakat Desa Langko di Kantor Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (21/11/2018) pukul 09.00 WITA. Ada ribuan warga gabungan massa pendukung 3 bakal calon kepala desa (Balon Kades) yang digugurkan panitia karena permasalahan skoring.

Tiga calon kades yang turut memimpin aksi unjuk rasa tersebut ialah Mawardi, Zohdi, dan Rusdi. Tujuan aksi demo ini dilakukan untuk meminta para panitia pilkades Desa Langko menyampaikan pemahaman yang jelas dan tepat kepada warga terkait mekanisme penjaringan calon kades dalam Perhub Lobar agar ditinjau kembali.

“Secara umum, selain mengenai calon kades A kades B, spesifiknya mengenai pemahaman panitia kabupaten, kecamatan, dan desa tentang skoring dan bahasa hukum yang ditulis Perhub tersebut harus ditindaklanjuti,” ujar Mawardi, balon kepala desa sekaligus Kepala Dusun Langko Lauk, Rabu (21/11/2018).

Warga yang berpatisipasi dalam aksi ini sempat berkumpul di lapangan Desa Langko sebelumnya, lalu kemudian langsung melakukan orasi setibanya di kantor desa pukul 09.10 WITA. Orasi diawali oleh salah seorang warga setempat, Ahmad Fauzi.

Ia menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan masyarakat Desa Langko ini berdasarkan UU Perhub yang sebagaimana panitia harus mengumumkan kepada masyarakat hasil pemberkasan yang dilakukan oleh panitia. Beberapa tuntutan mengenai proritas proses seleksi kepada golongan pekerja di bidang pemerintahan, dan sebagainya.

Selain itu Ahmad Nazri, warga setempat menyampaikan tuntutan balon Mawardi dan Rusdi mengenai ketidakadilan Perhub, pemberian poin agar tidak disamakan antara jajaran jabatan, meminta untuk tidak membedakan usia, dan jabatan fungsional. Ia juga menilai Perhub tidak demokratis karena belum mewakili aspirasi dan menyarankan untuk mengadakan tes kelayakan bagi balon kades Desa Langko.

Ketua panitia pilkades Desa Langko, Muslim, menanggapi aspirasi dari kedua warga tersebut dengan mengajak beberapa perwakilan massa aksi untuk memmbahas permasalahan tersebut di ruangan aula kantor desa. Selain Muslim, turut hadir juga H. Hamka selaku Plt Camat Lingsar, Juhaini selaku Plt Kades Desa Langko dan, Kompol Taufik selaku Kabag Ops Polres Mataram.

“Panitia akan menyampaikan aspirasi warga ini secara tertulis kepda pihak kabupaten, intinya semua tuntutan hari ini akan kami tindak lanjuti langsung bersama Camat Lingsar ke panitia tingkat kabupaten, dan mohon bersabar karena nanti kami akan mengundang kembali rekan-rekan terkait hasil tuntutan warga di Dinas PMD,” tanggap Muslim.

Kabag Ops Polres Mataram juga menyampaikan pandangannya terhadap aksi ini bahwa semangat warga menyuarakan pendapat sesuai dengan yang diatur dalam Undang-Undang.

“Kami dari kepolisian mengucapkan terima kasih karena telah melakukan orasi secara sopan santun,” ungkap Taufik, Kabag Ops Polres Mataram.

Aksi unjuk rasa ini diakhiri pada pukul 10.30 WITA. Selama kegiatan aksi yang dilakukan massa saat itu justru terlihat kondusif dan berjalan dengan aman. (IL4)