Pemberangkatan Haji Tahun 2021 Belum Ada Kepastian

70
Kepala Kemenag Lotim, H Sirojudin saat ditemui Inside Lombok di ruangannya, Senin (28/12/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Pemberangkatan jamaah haji tahun 2020 terpaksa harus ditiadakan lantaran adanya Pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Namun pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci paca tahun 2021 juga belum menemukan titik terang dari Kementerian Agama (Kemenag) Pusat.

Kepala Kemenag Lotim, H Sirojudin mengatakan, sampai saat ini belum ada kepastian yang final dari Kemenag Pusat terkait dengan pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci pada tahun 2021. Hal tersebut lantaran sampai saat ini kondisi Pandemi yang masih melanda dunia.

“Pelaksanaan haji tahun 2021 belum ada pembahasan finalnya, saat ini masih ada tiga opsi yang masih jadi pembahasan,” ucapnya saat ditemui Inside Lombok di ruangannya, Senin (28/12) Pagi.

Tiga opsi yang dimaksud yaitu pelaksanaan haji bisa terlaksana pada tahun 2021 akan tetapi dengan kuota pemberangkatan hanya 30-50 persen. Pemberangkatan haji secara normal dengan catatan Covid-19 sudah tidak ada ataupun vaksin yang ditemukan sudah benar-benar efektif. Opsi ketiga yaitu jika vaksin tidak ada yang efektif dan juga Pandemi terus mengganas, terpaksa haji tahun 2021 dibatalkan kembali.

“Kita berharap opsi yang kedua bisa terlaksana sehingga kita bisa melaksanakan haji dengan kuota normal,” ucapnya.

Apabila pelaksanaan ibadah haji pada tahun 2021 juga dibatalkan, kata Sirojudin, antrean haji semakin memperpanjang daftar antrean pelaksanaan jamaah haji di Lotim. Begitu juga dengan pemberangkatan haji dengan kuota 30-50 persen akan dilakukan juknis dan pasti lebih mengutamakan calon jamaah sudah lansia.

“Opsi itu yang kita khawatirkan terjadi, saat ini saja antrean kita mencapai 24 tahun ke depan,” jelasnya.