Penggantian Tutup Gorong-Gorong yang Hilang di Senggigi Diharapkan Tuntas Sebelum Lebaran Ketupat

46
Camat Batulayar, Afgan Kusuma Negara. (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pihak Kecamatan Batulayar berharap penggantian tutup gorong-gorong yang hilang di beberapa titik di Senggigi bisa segera tuntas sebelum lebaran ketupat. Hal itu dinilai penting, agar tidak menjadi keluhan wisatawan yang berkunjung ke Senggigi dan sekitarnya saat libur lebaran nanti.

“Saya berharap agar semuanya ini bisa selesai, ditutup sebelum lebaran. Apalagi saat lebaran ketupat,” tegas Camat Batulayar, Afgan Kusuma Negara saat dikonfirmasi, Minggu (24/04/2022).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kata dia, momen libur lebaran Idulfitri hingga lebaran ketupat nanti diprediksi akan banyak wisatawan domestik berkunjung Senggigi. Tidak terkecuali untuk wisata religi ke makam Batulayar.

Terlebih saat ini pemerintah sudah mulai memberi kelonggaran untuk aktivitas masyarakat. Tidak seperti dua kali lebaran sebelumnya, yang selalu ada penyekatan dan pembatasan.

“Kalau sampai saat lebaran, atau lebaran ketupat gorong-gorong itu belum tertangani, kita khawatir ada yang terperosok, atau apa. Karena pasti akan ramai orang,” jelasnya.

Sehingga Afgan berharap persoalan itu bisa segera tertangani, supaya para wisatawan bisa berwisata dengan aman dan nyaman.

Sebelumnya, Kadis PUPR Lobar, Made Arthadana mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan rekanan yang disebutnya bersedia membantu mengganti tutup gorong-gorong tersebut.

“Dulu kan sudah selesai (pengerjaan proyek), terus diganti oleh rekanan pakai besi itu, dan sekarang hilang lagi,” tutur Made saat dikonfirmasi, Selasa (12/04/2022) lalu.

Sebagai solusi agar tidak mudah dicuri lagi, pihaknya berencana mengganti tutup gorong-gorong tersebut dengan beton.

“Sedang kita upayakan (penggantian tutup yang hilang), mungkin kita akan ganti dengan beton saja nanti supaya tidak hilang,” ujarnya.

Diterangkan, sebelumnya tutup gorong-gorong di kawasan tersebut juga sempat hilang. Pihak rekanan yang mengerjakan proyek itu kemudian mengganti tutup yang hilang. Namun, tiga bulan belakangan tutup gorong-gorong tersebut hilang lagi.

“Hilang awalnya, habis itu kita ganti. Sekarang hilang lagi. Nah sekarang, yang nyuri kan sudah ketemu dan sedang diproses pengadilan,” tutupnya. (yud)