Polisi Duga Putu Winda Dewi Kartika Dibunuh

Lombok Barat (Inside Lombok) – Polres Lombok Barat telah melakukan pemeriksaan terkait penyebab kematian Putu Winda Dewi Kartika. Mahasiswi tingkat pertama Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mataram. Warga KLU ini diduga dibunuh sebelum ditemukan warga.

Hasil otopsi jasad korban yang diberikan pada Selasa (29/01/2019) lalu, ditemukan luka di bagian leher. Diduga luka tersebut akibat jeratan tali yang mengikat leher korban saat jenazahnya ditemukan di Pantai Induk Gerung, Kamis (24/01/2019).

“Sementara ini dugaannya ini kasus pembunuhan,” kata Kapolres Lobar, AKBP Heri Wahyudi di Makopolres Lobar, Rabu (30/01/2019).

Selain itu tidak ada ditemukan luka-luka lain dari jasad korban. Untuk tanda kekerasan seksual juga belum ditemukan.

Hingga saat ini, kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Termasuk dugaan pelaku dan lokasi kejadian perkara (TKP) dugaan tebunuhnya perempuan asal Tanjung itu.

“Masih dalam rangka penyelidikan kasus tersebut,” ujarnya.

Korban sebelumnya sudah dikabarkan hilang sejak selasa (22/01/2019) dari kost-nya di kawasan Sindu Kecamatan Cakranegara Mataram. Informasinya siang itu korban pergi seorang diri tanpa diketahui tujuannya. Hanya saja pihak kepolisian belum mengetahui korban keluar tersebut mengendaraai kendaraan apa. Termasuk korban memiliki kekasih atau tidak.

“Kita masih kita dalami,” ujarnya.

Menurutnya kepastian identitas korban berdasarkan pencocokan sidik jari korban dengan data KTP elektronik. Hasilnya terdapat dua belas kesamaan identik sidik jari yang akurasinya 99 persen.

“Termasuk ciri khusus secara fisiknya,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengharapkan adanya kerjasama dari masyarakat. Untuk memberikan informasi mengenai korban. Termasuk kemana tujuan korban saat dikabarkan menghilang.

“Saya yakin dengan adanya informasi dari masyarakat membantu kita untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Kini jasad korban sudah disemayamkan di rumah duka. Pemakaman korban secara adat rencananya akan dilakukan pada Jumat (01/02/2019) mendatang di pekuburan Setre Karang Jangkong Mataram.