Ratusan Tenaga Kerja Lokal Akan Bertugas Saat Event Pramusim MotoGP

127
Ilustrasi Marshall (Image source : motorsport.com)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengklaim akan komitmen untuk melibatkan sebanyak mungkin masyarakat lokal. Khususnya untuk pelaksanaan tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022 dan seri MotoGP pada bulan Maret mendatang.

Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro menyampaikan hingga saat ini ITDC telah mempekerjakan 553 orang SDM lokal yang akan bertugas saat event pramusim di Mandalika. “Sebanyak 338 orang diantaranya akan bertugas sebagai marshal, dan 215 orang merupakan tenaga kebersihan di Sirkuit Mandalika,” katanya.

Proses perekrutan warga lokal sebagai marshal melibatkan komunitas otomotif NTB dan Karang Taruna Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. SDM lokal yang direkrut berasal dari enam Desa Penyangga The Mandalika, antara lain Desa Kuta, Sengkol, Rambitan, Sukadana, Mertak, dan Prabu, ditambah warga dari Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kota Mataram.

“Dalam kegiatan operasional, kami berkomitmen untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat sekitar kawasan. Selain itu, kami juga berupaya untuk mengakomodir dan melibatkan sebanyak mungkin warga, pengusaha maupun UMKM lokal dalam event-event yang digelar di kawasan kami,” jelas Bram. Perekrutan sendiri disebutnya tetap mengikuti tata cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mohon maaf apabila dalam proses pelibatan tenaga lokal ini belum bisa melibatkan seluruh pihak yang ada,” sambungnya.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan saat penyelenggaraan MotoGP 2022 mendatang, ITDC, melalui anak usahanya ITDC NU, akan menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak agar dapat diperoleh mekanisme dan pembagian porsi kerja yang sesuai dengan kapasitas masing-masing pihak.

“Dapat kami sampaikan, anak usaha kami ITDC Nusantara Utilitas merupakan koordinator yang akan merekomendasikan kebutuhan-kebutuhan dari pihak Dorna Sports. Saat ini, pendaftaran untuk bekerja dan terlibat pada event MotoGP akan kami mulai pada awal bulan Maret 2022. Untuk itu, pada akhir bulan Februari ini kami akan bertemu dengan sejumlah pihak dan membahas kebutuhan-kebutuhan SDM lebih rinci,” terang Bram.

Pertemuan yang dimaksud akan dilaksanakan bersama pihak EO, Kepala Desa, perwakilan pemuda, serta asosiasi-asosiasi terkait untuk membahas jumlah kebutuhan tenaga kerja serta kebutuhan jasa yang diperlukan menjelang Event. Di samping itu juga akan berdiskusi dan menyampaikan persyaratan dan kebutuhan MotoGP 2022.

Asosiasi-asosiasi yang ingin terlibat diharapkan dapat membuat penawaran yang menarik, dengan menunjukkan harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik, kesesuaian dengan persyaratan Dorna Sports, EO maupun anak usaha ITDC, sehingga dapat direkomendasikan ke pihak-pihak tersebut untuk dipilih sebagai vendor.

Di luar langkah-langkah tersebut, guna mengakomodir kepentingan pengusaha angkutan lokal, ITDC Group juga telah melakukan pertemuan bersama Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala Dinas Perhubungan NTB, Dirlantas Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, Ditlantas Polres Lombok Tengah serta perwakilan asosiasi transportasi (APTA NTB) dan pihak Angkasa Pura 1 selaku pembina APTA NTB bertempat di Illira Hotel, Praya, pada hari Minggu, (6/2) lalu.

Dari pertemuan tersebut yang kemudian dilanjutkan di hari Selasa (8/2) dengan melibatkan pihak vendor terpilih, telah diperoleh titik temu dan kesepahaman atas permintaan dari asosiasi tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan bantuan dari semua pihak, khususnya masyarakat, Forkopimda NTB dan Lombok Tengah sehingga apapun permasalahan yang kita hadapi dalam menyambut penyelenggaraan event MotoGP di The Mandalika selalu dapat terselesaikan dengan baik. Semoga ke depan, koordinasi dapat lebih baik lagi dan semakin banyak masyarakat Lombok yang dapat menikmati manfaat dari kegiatan yang berlangsung di The Mandalika,” tutup Bram. (irs)