Satgas Covid-19 Lotim Siapkan Normal Baru di Pasar

290
Pasar Tradisional Masbagik menjadi salah satu pasar yang akan diberlakukan tatanan normal baru. (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Tim gugus percepatan penanganan covid-19 Lotim, bersiap terapkan tatanan normal baru di pasar. Dengan menerapkan protokoler kesehatan sesuai dengan tatanan yang berlaku.

Dandim 1615 Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Donny, S. Sos mengatakan, penerapan normal baru di pasar akan segera dilakukan sesuai dengan instruksi dari Bupati Lotim. Penerapan normal baru ini akan dilakukan di 10 pasar besar yang ada di Lotim.

“Kami sudah memantau kondisi di pasar untuk menerapkan pelaksanaan normal baru,” ucapnya, di Lotim, Selasa (16/06/2020).

Ia telah memberlakukan sampel tatanan baru ini di Pasar Sakra. Donny menjelaskan, bahwa teknis yang ia akan gunakan sesuai dengan anjuran dari Kapolda NTB dan Danrem NTB. Yaitu dengan memberikan jarak antara lapak satu dengan yang lain sekitar 1,5 meter. Selain itu juga pintu masuk dan keluar dipisahkan.

Tak hanya itu, ia dengan Badan Pendapata Daerah Lotim sebagai pemegang kendali di pasar sudah menyiapkan teknis. Seperti mempersiapkan lokasi sebagai tempat pintu masuk yang dilengkapi dengan pengeras suara, ruang kesehatan, dan pos terpadu pengaman pasar yang di isi oleh tim gabungan.

“Kami meminta kepada kepala pasar untuk menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan yang disiapkan oleh kepala pasar setempat, logistik pengaman personel, dan penerapan protokol kesehatan di semua pasar tradisional di Lotim,” ujarnya.

Penerapan normal baru di pasar ini juga memisahkan antara sembako dengan yang lain, agar tata letak pasar bisa teratur. Misalnya pedagang sembako dikhususkan tempatnya tanpa ada pedagang yang lain di dalamnya.

“Semua pengunjung pasar juga disarankan untuk tetap memakai masker,” kata Donny.

Tim gabungan pengaman pasar sendiri akan diisi oleh TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub. Untuk pengamanan pelaksanaan protokol kesehatan di pasar sesuai dengan anjuran di tatanan new normal.

Selain itu, Kapolres Lotim AKBP Sinatrio, mengungkapkan kesiapannya dalam membantu pemda dalam penerapanan tatananan normal baru. Kapolres mengungkapkan bahwa ia tidak ingin melihat adanya klaster pasar di Lotim, seperti kasus yang sudah terjadi di beberapa negara.

“Normal baru yang akan diterapkan di pasar akan terus kita dampingi, untuk menghindari klaster pasar,” tandasnya.