Satgas Investigasi Siap Buru Sindikat Mafia Penempatan PMI Ilegal

45
Kepulangan jenazah PMI korban kapal karam di Malaysia, Senin (27/12/2021). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Maraknya pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal perlu menjadi atensi semua pihak. Terlebih adanya peris kapal karam yang merenggut nyawa PMI yang berangkat non prosedural beberapa waktu lalu.

Menyikapi fenomena tersebut, Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) membentuk satgas khusus. Tujuannya, untuk memburu para oknum yang ikut andil dalam pemberangkatan.

Kepala UPT BP2MI Wilayah NTB, Abri Danar Prabawa mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keberangkatan PMI secara tidak resmi tersebut. Termasuk dengan melakukan investigasi untuk mencari tahu siapa saja yang terlibat.

“Kita akan lakukan investigasi siapa saja yang ikut andil dan siapa yang memfasilitasi,” ucapnya, Senin (27/12).

Pihak BP2MI akan mengusut tuntas siapa saja yang membantu pemberangkatan PMI secara non prosedural. Terlebih hal tersebut membuat banyak nyawa melayang. Itu kemudian membuat BP2MI geram dan membuat Satgas Investigasi khusus.

Terpisah, Satgas Perlindungan PMI ADBMI Lotim, Fauzan menerangkan banyak pihak yang terlibat dalam pemberangkatan PMI secara non prosedural. Bahkan diduga melibatkan oknum pada dinas terkait yang ikut andil dalam.

“Banyak oknum yang terlibat di sini, kita akan usut itu. Kebetulan kita juga masuk dalam satgas yang dibentuk BP2MI,” jelasnya.

Kepala Bidang P2TK Disnakertrans Lotim, Achmad Wardi menyatakan siap membantu BP2MI dalam menelusuri siapa saja yang ikut andil dalam pemberangkatan PMI secara non prosedural tersebut. “Iya, kita akan telusuri itu,” pungkasnya. (den)