26.5 C
Mataram
Minggu, 26 Mei 2024
BerandaDaerahNTBDunia Usaha Diminta Bantu Sukseskan PON 2024

Dunia Usaha Diminta Bantu Sukseskan PON 2024

Mataram (Inside Lombok) – Kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024 ini belum terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan anggaran tersebut, pemda kabupaten kota dan dunia usaha diminta ikut berpartisipasi.

Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan NTB saat ini masih berada pada peringkat sembilan besar secara nasional. Pada PON 2024 ini, NTB menargetkan bisa berada di peringkat ketujuh secara nasional.

Dengan target tersebut, dibutuhkan juga alokasi anggaran yang cukup besar untuk mendukung pembinaan para atlet. Apalagi pada PON tahun 2024 ini, jumlah atlet yang akan ikut bertanding yaitu mencapai 261 orang.

“Dengan fiskal yang relatif terbatas ini tentu perjuangan yang luar biasa. Apapun namanya, olahraga harus ditopang oleh anggaran yang memadai,” katanya, Selasa (14/5) siang. Anggaran yang dibutuhkan pada PON tahun ini cukup besar yaitu sekitar Rp40 miliar. Di tengah keterbatasan anggaran daerah yang terjadi saat ini, dunia usaha yang ada di NTB diminta untuk bisa membantu mensukseskan pelaksanaan PON 2024 ini.

- Advertisement -

“Saya juga mengimbau kepada dunia usaha mari membantu kejayaan dunia olahraga di daerah kita. Bupati dan walikota memiliki spirit yang sama dan atlet ini berasal dari daerah masing-masing,” ungkapnya.

Sementara untuk tambahan anggaran dari Pemprov NTB, Gita masih meminta tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk melakukan hitung ulang. Pemprov NTB untuk saat ini fokus mengalokasikan anggaran tambahan untuk pelaksanaan PON 2024. “Ini kan melonjak jumlah peserta ini. Kegiatan KORMI kita pingsakan dulu ini. Ini bagian dari strategi,” katanya.

Di sisi lain, NTB menjadi daerah yang memiliki destinasi yang cukup lengkapi baik destinasi wisata alam maupun wisata olahraga. Kegiatan olahraga bukan sebagai tempat olahraga, melainkan jalan yang ada di NTB.

“Kita akan minta PUPR mengontrol agar jalannya yang kita miliki melingkari pulau Lombok dan Sumbawa untuk touring harus lebih baik. Bukan saja urat nadi ekonomi tapi sebagai daya tarik untuk datang ke Lombok,” ungkapnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer