Lombok Timur (Inside Lombok) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Poltekkes Kemenkes Mataram menghadirkan inovasi pangan lokal berupa Nugget TOTEBAY di Desa Dane Rase, sebagai upaya pencegahan anemia melalui makanan berbahan dasar ikan tongkol dan bayam yang kaya zat besi. Produk ini diperkenalkan dalam EXPO KKN Kecamatan Keruak pada Rabu (23/4/2026).
Nugget TOTEBAY dikembangkan dengan mengutamakan kandungan gizi serta cita rasa agar mudah diterima masyarakat, termasuk anak-anak. Produk ini juga menjadi contoh pemanfaatan bahan pangan lokal yang sederhana, mudah diolah, dan berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Dalam kegiatan expo tersebut, berbagai hasil kreativitas mahasiswa KKN ditampilkan kepada masyarakat. Stan Nugget TOTEBAY menjadi salah satu yang menarik perhatian pengunjung, termasuk kader kesehatan Husni Fatmayana. “Olahan pangan lokal seperti ikan tongkol ternyata bisa jadi nugget yang enak, tidak kalah dengan produk di supermarket. Saya sampai ambil dua kali,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Kesehatan Lombok Timur, Muhammad Saleh, menyatakan inovasi pangan lokal memiliki peran penting dalam menekan angka anemia di masyarakat. “Anemia merupakan tantangan yang harus diselesaikan, terutama karena menjadi cikal bakal munculnya kasus pada ibu hamil. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi yang berdampak pada pendidikan anak-anak. Oleh karena itu, inovasi seperti ini sangat penting agar angka anemia terus menurun,” ungkapnya.
Selain memperkenalkan produk, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat dan cara pembuatan Nugget TOTEBAY. Mereka turut menghadirkan inovasi lain berupa puding jagung sebagai alternatif dessert pencegahan anemia.
Kegiatan expo juga diisi dengan pembagian leaflet edukasi, layanan pemeriksaan kesehatan gratis, serta permainan interaktif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan anemia sejak dini. Upaya ini diharapkan dapat menjadi solusi sederhana dan berkelanjutan dalam menekan angka anemia di masyarakat.

