BerandaMataramKasus Perempuan-Anak Melonjak, Polresta Mataram Siapkan Satuan Khusus

Kasus Perempuan-Anak Melonjak, Polresta Mataram Siapkan Satuan Khusus

Mataram (Inside Lombok) – Tingginya kasus yang melibatkan perempuan, anak, hingga tindak pidana perdagangan orang (PPO) di Nusa Tenggara Barat menjadi alarm serius. Polresta Mataram kini bersiap “naik kelas” dengan mengusulkan pembentukan Satuan Reserse (Satres) PPA/PPO. Langkah ini ditandai dengan kunjungan kerja Direktorat Reserse PPA/PPO Polda NTB ke Polresta Mataram, Kamis (23/04), dalam rangka asistensi dan pengecekan kesiapan.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Hendro Purwoko menyebut, pihaknya tengah mematangkan seluruh syarat untuk peningkatan status Unit PPA menjadi Satres mandiri. “Kegiatan ini untuk melihat kesiapan Polresta Mataram dalam meningkatkan Unit PPA menjadi Satres PPA/PPO. Saat ini, dari jajaran Polda NTB, baru Polresta Mataram yang diajukan,” ujarnya, (24/4).

Menurutnya, sejumlah aspek sudah disiapkan, mulai dari gedung, personel, hingga dukungan anggaran. Meski begitu, masih ada beberapa hal yang perlu disempurnakan sebelum resmi terbentuk.

Sementara itu, Direktur Reserse PPA/PPO Polda NTB Kombes Pol Ni Made Pujewati menilai pembentukan Satres ini sangat mendesak, melihat tren kasus yang terus meningkat. “Melihat banyaknya kasus yang melibatkan perempuan, anak, dan perdagangan orang, maka fungsi ini perlu berdiri sendiri agar penanganannya lebih efektif,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Polresta Mataram menjadi yang paling siap dibanding wilayah lain di NTB dan berpotensi menjadi percontohan. “Kesiapan paling menonjol saat ini ada di Polresta Mataram. Tinggal penyempurnaan bertahap,” ujarnya.

Ke depan, pembentukan Satres PPA/PPO diharapkan tidak hanya memperkuat penegakan hukum, tetapi juga meningkatkan upaya pencegahan agar kasus serupa bisa ditekan. “Fungsi ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan,” tutupnya. (gil)

- Advertisement -

Berita Populer