27.5 C
Mataram
Minggu, 26 Mei 2024
BerandaDaerahTambah Anggaran untuk Ikuti PON 2024, Koni NTB Jual Ratusan Paket Merchandise

Tambah Anggaran untuk Ikuti PON 2024, Koni NTB Jual Ratusan Paket Merchandise

Mataram (Inside Lombok) – KONI NTB memproduksi 500 paket merchandise PON 2024 ini. Ratusan paket tersebut berisi topi, jaket dan baju yang akan dijual KONI NTB menjelang pelaksanaan PON.

Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan penjualan oleh-oleh khas PON 2024 ini merupakan ide kreatif KONI NTB. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB diminta untuk membeli merchandise tersebut sebagai buah tangan ketika berkunjung ke luar daerah.

“Nanti kami minta kepada OPD untuk menjadi oleh-oleh kalau pergi ke Jakarta. Jadi bawa Merchandise ini dan wajib membeli ini dalam jumlah yang cukup memadai,” katanya. Sebagai bagian dari sosialisasi pelaksanaan PON 2024 kepada masyarakat, menurutnya penggunaan baju PON dan promosi merchandise tersebut harus makin dimasifkan. “Kita demam PON. Jadi dimana-mana berpakaian PON. Ini bagian dari sosialisasi sekaligus menyalakan gairah,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB, Mori Hanafi mengatakan merchandise yang dibuat sudah berstandar internasional. Dari jumlah paket yang sudah tersedia, KONI berharap bisa terjual semuanya dan bahkan bisa mencapai 1.000 paket.

- Advertisement -

“Kita berharap ada keuntungan sekitar Rp300 juta dari penjualan ini untuk menambah hal-hal yang kebutuhan,” katanya. Dari paket yang terjual sambung Mori, konsumen bisa memilih sendiri yang mau dibeli. Artinya tidak harus per paket melainkan secara terpisah misalnya membeli baju atau topi saja. “Bisa topi saja, atau baju saja bisa,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, dari Rp40 miliar dana yang dibutuhkan baru tersedia sebesar Rp15 miliar. Jumlah ini jauh dari kebutuhan karen atlet yang akan maju dua kali lipat jika dibandingkan dengan pon di Papua dulu. “Di Papua itu kita butuh anggarannya Rp18 miliar, atletnya cuma 102 (orang). Sekarangnya atletnya 263 orang dan bisa dibandingkan peningkatannya dua kali lipat,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer