Indosat Dorong Munculkan Talenta Digital Muda di NTB Melalui IDCamp

Peserta IDCamp Roadshow di Universitas Mataram, Selasa (10/09/2019). (Inside Lombok/Istimewa)

Mataram (Inside Lombok) – Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) menggelar salah satu rangkaian kegiatan roadshow di Universitas Mataram. Kegiatan IDCamp yang diikuti sekitar ratusan pelajar dan kalangan muda di Nusa Tenggara Barat ini meliputi sharing session dan talkshow mengenai perkembangan industri digital di Indonesia.

IDCamp telah melakukan rangkaian kegiatan roadshow di beberapa universitas di seluruh Indonesia. Khusus minggu ini berturut turut roadshow diadakan di Universitas Mataram-NTB, Universitas Sumatera Utara-Medan, Universitas Andalas-Padang, dan Universitas Sriwijaya-Palembang. Roadshow akan terus dilanjutkan ke berbagai kampus terkemuka di Indonesia.

“Untuk di NTB sendiri antusiasmenya cukup tinggi, peserta yang hadir sebagian besar merupakan mahasiswa dari berbagai jurusan dan pelajar tingkat SMA,” ujar Adrian Prasanto, VP-Communications Indosat Ooredoo, Selasa (10/09/2019).

Suzanna Permata, VP-Head of Sales Bali Nusra Area, Fuli Humaeroh, SVP-Head of Regional Account, Adrian Prasanto, VP-Communications Indosat Ooredoo saat press konferensi IDCamp Roadshow di Universitas Mataram, Sslasa (10/09/2019). (Inside Lombok/Elita)

Program Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) telah mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat Indonesia khususnya generasi muda. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pada satu bulan pertama peluncuran yang mencapai hingga 15.000 peserta.

Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo pilar Pendidikan yang diluncurkan awal Bulan Agustus lalu ini, menargetkan 10.000 beasiswa belajar coding bagi peserta maksimal berusia 29 tahun dan akan berlangsung sampai dengan Februari 2020.

“IDCamp merupakan wujud komitmen kami untuk memajukan edukasi di Indonesia dengan kebutuhan dunia digital sekarang yang berkembang pesat. Program ini juga membantu visi pemerintah untuk memajukan SDM yang paham dengan dunia digital,” terang Suzanna Permata, VP-Head of Sales Bali Nusra Area.

Peserta IDCamp didominasi oleh peserta yang masih berstatus pelajar dan mahasiswa dengan persentase sekitar 65 persen dari total pendaftar. Dunia coding saat ini juga sudah semakin diminati oleh peserta bahkan sejak usia siswa SMP.

IDCamp menerima peserta dengan pendidikan terakhir SMP/MTS sebanyak 3 persen, SMA/SMK dengan 49 persen, dan perguruan tinggi sebanyak 47 persen dari total peserta. Para lulusan program IDCamp akan dibantu mendapatkan akses pekerjaan di industri digital dengan sertifikat berstandar global.

“Ada tiga kurikulum yang tersedia untuk belajar coding secara online terdiri dari modul developer Android, Kotlin Android, dan Progressive Web Application, untuk tingkat beginner dan expert,” jelas Fuli Humaeroh, SVP-Head of Regional Account.

Peserta IDCamp tidak terbatas pada gender dan kondisi fisik seseorang. Peserta perempuan tercatat cukup tinggi sebesar 20 persen dari total pendaftar. Begitu pun dengan penyandang disabilitas yang mencapai 2 persen dari total peserta.

Disediakan juga pelatihan offline (tatap muka) bagi para calon developer yang memiliki keterbatasan (difabel). Informasi lebih lanjut memgenai program IDCamp ini dapat diakses melalui idcamp.indosatooredoo.com.

Selain IDCamp, Indosat Ooredoo juga memiliki Program IM3 DigiTalent bagi para siswa siswi setingkat SMP dan SMA di Indonesia. Program ini memberikan tantangan tematik yang mengangkat aspek inspiratif, mengenalkan budaya lokal, ekspresi bakat dan hal menarik di sekolah.

Para peserta berkesempatan mendapatkan beasiswa total Rp1 Miliar hanya dengan mengunggah karya video kreatif mereka ke Youtube dan mendaftarkannya ke laman im3ooredoodigitalent.com. Program kompetisi Digital Talent ini berlangsung sejak 1 September sampai 31 Oktober 2019 dengan roadshow yang dilaksanakan ke 1.200 sekolah di seluruh Indonesia.