Polres Lotim Amankan Pelaku Penganiayaan di Montong Gading

Pelaku kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Montong Gading. (Inside Lombok/Polres Lotim)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Timsus 3C dan anggota Sat. Sabhara Polres Lombok Timur berhasil menangkap satu orang pelaku kasus penganiayaan pada hari Senin (09/09/2019) yang terjadi di Montong Gading, Lombok Timur.

“Tersangka yang berinisial HP (20) merupakan warga asal Montong Gading, Lombok Timur sedangkan korban berinisial SD (38) yang merupakan seorang pegawai swasta berasal dari Terara, Lombok Timur,” ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Yogi Purusa Utama, Selasa (10/09/2019).

Kejadian penganiayaan ini berawal saat korban mengantar rombongan keluarga pengantin untuk menjenguk mempelai ke wilayah Pesanggerahan menggunakan mobil pickup. Setiba di Desa Pesanggerahan, pelaku memberhentikan korban dan memukul kaca mobil yang dikendarai korban menggunakan tangannya.

Melihat perlakuan pelaku tersebut terhadapanya, korban menanyakan permasalahan kepada pelaku namun pelaku langsung memukul korban berkali-kali dengan tangan terkepal ke bagian wajah korban.

Menyaksikan kejadian seperti itu di hadapannya, salah satu keluarga korban yang berada di bak penumpang berinisial ST turun. Namun saksi ST juga mendapatkan perlakuan yang sama oleh pelaku di mana kerah bajunya ditarik hingga saksi mengalami sesak nafas.
Setelah kejadian tersebut terjadi, korban laporkan kasus ini ke Polres Lotim.

“Pelaku berhasil ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Dusun Kanjol Kawa, Desa Pesanggerahan, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Polres Lotim, saat pelaku melakukan aksinya, ia dalam kondisi mabuk minuman keras. Selain itu, pelaku juga sering melakukan pengancaman terhadap warga saat pelaku dalam pengaruh miras dan mengancam korban dengan panah.

Barang bukti yang disita berupa satu buah panah dan lima buah busur atau anak panah. Kedua barang bukti tersebut merupakan milik pelaku. hingga saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.