Dikes Lotim Waspada Lonjakan Kasus DBD pada Musim Hujan

Kadikes Lotim, dr M Hasby Santoso saat ditemui beberapa waktu lalu di Kantor Bupati Lotim, di Selong, Sabtu (26/12/2020). (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Dinas Kesehatan Lotim waspada lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), terlebih saat memasuki musim penghujan. Dinas Kesehatan Lotim tingkatkan kordinasi dengan penanganan kasus dengan puskesmas, guna antisipasi lonjakan kasus DBD.

Kepala Dikes Lotim, dr M Hasbi Santoso mengatakan, kasus DBD biasanya mulai meningkat pada minggu kedua dan ketiga bulan Januari hingga bulan Maret mendatang. Sehingga, lonjakan kasus tersebut menjadi kewaspadaan bagi semua pihak.

“Tetapi kita sudah bersurat kepada semua puskesmas yang ada di Lotim, untuk waspada DBD,”ujarnya.

Kasus DBD di Lotim pada tahun 2019 lalu sempat mengalami lonjakan kasus hingga 100 orang lebih, sehingga pihaknya sudah melakukan persiapan penangan agar lonjakan kasus DBD tidak terulang lagi pada tahun 2021 mendatang.

“Kita sangat waspada agar lonjakan tahun 2019 tidak terjadi lagi sekarang,” katanya.

Adapun dari laporan mingguan online yang diterima pihaknya dari puskesmas yang ada di Lotim, kasus DBD saat ini belum mengalami lonjakan yang begitu signifikan.

“Untuk jumlah kasusnya mohon maaf saya tidak tahu persis detailnya,” imbuhnya.

Ia berharap kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi kasus DBD, agar kasus tersebut tidak terjadi lagi dan mengalami lonjakan. Masyarakat diminta untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.