Polisi Mengaku Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Putu Winda

Polsek Gerung Bersama Reskrim Polres Lobar saat melakukan olah TKP penemuan mayat wanita di Pantai Induk, Jumat (25/02/2019). (Inside Lombok/Muhammad)

Lombok Barat (Inside Lombok) – Hingga saat ini pelaku pembunuhan Putu Winda Dewi Kartika belum diketahui. Polres Lombok Barat (Lobar) masih kesulitan mencari saksi yang sekiranya melihat korban sebelum kejadian.

Hal ini disebabkan karena dari enam saksi yang dipanggil, tidak ada satupun yang mengetahui kemana korban pergi dari kost-nya. Hingga akhirnya ia ditemukan tewas di Pantai Induk belum lama ini.

“Sulit saksinya. Korban pada waktu keluar (dari kost) tidak ada yang melihat,” ujar Kepolres Lobar, AKBP Heri Wahyudi, Sabtu (09/02/2019).

Dari keterangan saksi itu, tidak ada yang mengetahui jika korban memiliki pacar atau temen dekat. Bahkan dari pemeriksaan jenazah korban, tidak ditemukan tanda kehamilan yang mengerah kepada tindakan pemerkosaan.

“Ndak ada teman deketnya (Pacarnya), cek kehamilan juga ndak ada tanda hamil,” ujarnya.

Korban diketahui selalu mengindap di rumah pemilik kost pada akhir pekan. Sebab pemilik kost itu masih keluarga korban.

“Kata bapak kosnya yang pamannya, Sabtu dan Minggu itu pada pulang semua mahasiswa, jadi tidak ada yang melihat korban,” ujarnya.

Meski demikian pihaknya terus berusaha mengungkap kematian mahasiswi tingkat pertama Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Mataram itu. Termasuk beberapa indikasi kecurigaan mengarah kepada pelaku yang masih didalami polisi.

Sebelumnya, jasad Putu Winda ditemukan warga kawasan Pantai Induk terbungkus dalam karung, Kamis (24/01/2019) lalu. Saat ditemukan, korban ditemukan terikat dan tidak berbusana.