Tebas Korban Pakai Parang, Pencuri di Loteng Hampir Diamuk Massa

Pelaku pencurian di Loteng diamankan polisi menghindari amukan massa, Sabtu (14/11/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- BB, warga Dusun Penyambak II, Desa Beleka, Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah diamankan anggota polisi, Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 22:30 WITA.

BB yang diduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) ini diamankan untuk menghindari amukan massa.

“Dia diamankan oleh anggota Bhabinkamtibmas Desa Beleka bersama Bhabinsa dan warga”,kata Kapolsek Praya Timur Iptu Dami, Minggu (15/11/2020) di Praya.

Peristiwa ini berawal pada hari yang sama pukul 18.00 WITA. Di mana, korban atas nama SAM dari Dusun Peresak Desa Lekor, Kecamatan Janapria bersama temannya Andre sedang melintas di tempat kejadian di Jalan Raya Desa Ganti.

Tiba-tiba datang pelaku bersama temannya dari arah belakang langsung menghentikan korban, kemudian pelaku memaksa untuk mengambil handpone dan sepeda motor, namun korban bersikeras tidak mau menyerahkan.

“Saat melintas di TKP, korban dihentikan dan dimintai menyerahkan handpone beserta sepeda motor oleh pelaku, namun korban menolak,” jelas Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, ketika korban berusaha melarikan diri, pelaku langsung menebas tangan korban menggunakan senjata tajam (parang). Korban langsung melarikan diri menuju Desa Beleka dan meminta pertolongan kepada warga setempat.

“Tangan korban ditebas pelaku menggunakan senjata tajam saat hendak melarikan diri,” ungkapnya.

Selanjutnya sekitar pukul 19.25 wita, keluarga korban bersama 50 orang warga Desa Lekor mendatangi rumah terduga pelaku. Hal itu mengingat identitas pelaku diketahui oleh korban.

“Namun pelaku tidak ditemukan dan dibawa ke Polres Loteng oleh Polsek Prayatim untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan”,ujarnya.