26.5 C
Mataram
Selasa, 28 Mei 2024
BerandaLombok BaratBolos di Hari Pertama Kerja, TPP Puluhan ASN di Lobar akan Dipotong

Bolos di Hari Pertama Kerja, TPP Puluhan ASN di Lobar akan Dipotong

Lombok Barat (Inside Lombok) – Sebanyak 25 ASN di Lombok Barat (Lobar) terancam akan dipotong tambahan penghasilan pegawai (TPP) sebesar 5 persen. Pasalnya, mereka tidak hadir tanpa keterangan di hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama dan libur Idulfitri 2024.

“Sudah kita berikan kewenangan kepada OPD masing-masing untuk memberikan teguran. Ini karena terhubung dengan TPP, jadi mereka-mereka yang tidak masuk tanpa keterangan otomatis TPP bulan ini akan terpotong 5 persen,” tegas Sekda Lobar, Ilham saat dimintai keterangan, Selasa (16/04/2024).

Kata dia, sanksi pemotongan TPP itu sudah langsung akan diterima para ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. Hal itupun berlaku untuk semua ASN baik itu staf, pejabat hingga pimpinan OPD. “Jadi itu sudah sanksi secara langsung bagi mereka yang tidak masuk tanpa keterangan yang jelas,” imbuhnya.

Namun, Ilham mengakui tingkat kehadiran ASN Lobar di hari pertama kerja pasca libur lebaran tahun ini mencapai 96 persen. Walaupun ada kebijakan dari Kemenpan RB yang memberi sedikit kelonggaran, yang membolehkan para ASN yang masih mudik untuk work from home (WFH) pada 16-17 April.

- Advertisement -

Ilham menegaskan, Pemda Lobar masih tetap mengacu kepada edaran Bupati Lobar yang terbit sebelum libur lebaran. Di mana hari pertama masuk mulai 16 April dan semua ASN diharapkan masuk dan bekerja sesuai tupoksinya.

“Tapi bagi ASN yang hari ini belum sampai di sini (Lombok, Red) itu harus ada informasi kepastian keberadaanya dan itu kita serahkan kepada OPD masing-masing untuk mengambil kebijakannya,” terangnya.

Ilham pun meminta para ASN dan pegawai lingkup Pemda Lobar untuk tetap hadir dalam puncak acara HUT Lobar yang akan digelar, Rabu 17 April. Terlebih sebelumnya Bupati Lobar sudah mengeluarkan surat edaran yang disampaikan sebelum libur hari raya Idulfitri lalu.

Bahkan terdapat sanksi yang mengancam, bagi ASN tidak hadir dalam upacara HUT Lobar, TPP akan dipotong sebesar 2 persen. “Jadi seluruh pejabat daerah dan tamu undangan kita fokus upacara HUT Lobar ke 66 disini (Kantor Bupati),” imbaunya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer