26.5 C
Mataram
Selasa, 28 Mei 2024
BerandaLombok BaratNikah Massal di Lobar Dibatalkan, Sekda: Tidak Ada Satupun Pendaftar

Nikah Massal di Lobar Dibatalkan, Sekda: Tidak Ada Satupun Pendaftar

Lombok Barat (Inside Lombok) – Program nikah massal di Lobar yang rencananya akan dilangsungkan pada 31 Mei mendatang dinyatakan batal. Sekda Lobar, H. Ilham dan Ketua Baznas TGH. Taisir mengklaim pembatalan itu lantaran tidak ada masyarakat yang mendaftar hingga batas waktu yang telah ditentukan. Bukan karena adanya aksi penolakan soal program tersebut dari berbagai pihak.

“Sampai tadi malam tidak ada satupun pendaftar, meskipun (nikah massal) sudah kita sosialisasikan berbulan-bulan,” kata Sekda Lobar, H. Ilham, Kamis (25/05/2023). Disebutnya, mencari warga yang mau mengikuti program nikah massal ternyata tidaklah mudah.

“Ternyata juga tidak mudah, meskipun niat baik dari teman-teman Baznas untuk memfasilitasi mereka yang tidak mampu secara ekonomi untuk bisa menikah, itu tidak mudah. Karena mereka juga punya nilai, punya harga diri, sehingga tidak bisa memanfaatkan kesempatan yang diberikan,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Baznas Lobar, TGH. Taisir menyebut pihaknya akan mengeluarkan surat resmi pembatalan program nikah massal tersebut. “Nanti kita buat rilis, kita buat penjelasan kepada masyarakat. Karena sampai tadi malam, sebagai batas terakhir pendaftaran, tidak ada yang daftar. Karena tidak ada yang daftar, siapa yang akan kita nikahkan?” ujarnya.

- Advertisement -

Taisir lebih jauh menjelaskan bahwa nikah massal tersebut ada dalam RKAT Baznas, dengan anggaran Rp103 juta. “Kenapa hanya Rp103 juta? Karena kami dari awal sudah memprediksi tidak akan banyak yang mendaftar. Karena masyarakat kita ini, mohon maaf, walaupun banyak yang miskin tetapi mereka banyak yang malu untuk ikut nikah massal itu,” beber dia.

Pihaknya mengaku, pemilihan program nikah massal itu pun karena program-program lainnya seperti zakat yang sifatnya produktif dan konsumtif, baik itu untuk kesejahteraan, kesehatan dan pendidikan telah diberikan porsinya. Oleh karena itu, pihaknya mengklaim bahwa program nikah massal ini sebagai sebuah inovasi.

Taisir mengaku sangat mengapresiasi pihak-pihak yang telah memberikan kritik dan masukan terkait program Baznas. Sehingga pihaknya pun mempersilahkan untuk masyarakat Lobar memberikan masukan, untuk program yang lebih baik ke depannya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer