26.5 C
Mataram
Sabtu, 13 April 2024
BerandaLombok TengahAplikasi si-Rekap KPU akan Diperbaiki, Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Dihentikan Sementara

Aplikasi si-Rekap KPU akan Diperbaiki, Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Dihentikan Sementara

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menghentikan sementara rapat pleno terbuka rekapitulasi suara pada Pemilu 2024 di tingkat kecamatan. Rapat tersebut dilakukan secara nasional karena adanya permasalahan teknis di Sistem Informasi Rekapitulasi Pilkada (si-Rekap).

Ketua KPU Lombok Tengah (Loteng), Hendri Harliawan membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan bahwa website si-Rekap KPU RI sejauh ini belum bisa menjadi tolak ukur bagi masyarakat. Oleh karena itu pihaknya meminta itu tidak bisa menjadi acuan.

“Benar, karena memang yang versi web yang diakses oleh masyarakat luas itu hasilnya tidak bisa menjadi tolok ukur karena pembacaan sistem,” kata Hendri, Minggu (18/2/2024). Dikatakan, untuk mengoptimalkan kerja si-Rekap KPU RI harus melakukan perbaikan untuk sementara waktu.

Perbaikan sistem ini dipastikan tidak akan merubah hasil perolehan peserta pemilu. Ia juga menjamin bahwa pihaknya akan menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku. “Tapi kami menjamin bahwa proses clean and clear. Hanya soal pembersihan data saja. Contoh, data 008 dibaca 888, atau 111 dibaca 777. Ini yang akan dibersihkan,” katanya.

- Advertisement -

Dijelaskan, pleno kecamatan saat ini masih tetap berjalan. Penghentian itu akan dapat dilakukan setelah adanya mekanisme khusus dari KPU RI. “Pleno masih lanjut. Kita masih menunggu mekanisme dari KPU RI,” ujar imbaunya

Selain itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk meyakini seluruh proses pemilu ini kepada penyelenggara. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang sembari menunggu proses perbaikan sistem ini selesai. Rapat rekapitulasi plano itu pun akan dilanjutkan kembali pada tanggal 20 Februari 2024. “Kepada masyarakat, data yang benar adalah data real count dan hasil pleno di tingkat PPK. Dasar datanya tetap mengacu pada C-Hasil,” tegasnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer