Lombok Timur (Inside Lombok) – Kebakaran hebat melanda Pasar Umum Pringgabaya, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (27/4/2026) sore. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan lapak pedagang hangus terbakar dan menimbulkan kerugian material yang besar.
Insiden tersebut terjadi menjelang waktu magrib. Api dengan cepat membesar dan merambat ke lapak-lapak pedagang yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar seperti kayu dan terpal, sehingga sulit dikendalikan sejak awal.
Seorang warga setempat, Andi, menyampaikan bahwa hingga saat ia memberikan keterangan, api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran terus berjibaku di lokasi untuk mengendalikan kobaran api.
“Belum ada laporan korban jiwa, namun api masih terus menyala dan proses pemadaman masih berlangsung,” ujarnya.
Di tengah kepanikan, sejumlah pedagang terlihat berupaya menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa dievakuasi dari lapak mereka. “Sebagian pedagang masih berusaha menyelamatkan barang yang belum terbakar,” tambahnya.
Camat Pringgabaya, Lisa S, turut membenarkan kejadian tersebut dan menyebut peristiwa ini sangat memprihatinkan, terutama bagi para pedagang yang terdampak. Ia menjelaskan, api diduga pertama kali muncul dari bagian tengah pasar sebelum akhirnya dengan cepat menjalar ke lapak-lapak lainnya. Banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar mempercepat penyebaran api.
“Api cepat menyebar ke seluruh lapak karena material yang mudah terbakar,” jelasnya.
Kobaran api bahkan sempat mengancam permukiman warga di sekitar pasar. Namun, petugas berupaya maksimal agar api tidak merambat lebih jauh. Hingga kini, proses pemadaman masih berlangsung. Pihak kecamatan juga menunggu tambahan armada pemadam dari wilayah Selong dan Terara untuk membantu penanganan.
Kendala utama di lapangan adalah akses jalan yang sempit, sehingga menyulitkan mobil pemadam menjangkau titik kebakaran. Petugas terus berupaya keras agar api segera dipadamkan dan kondisi dapat kembali terkendali.

